Preman Berkedok Ormas Hambat Investasi, Kaisar Abu Hanifah Minta Polisi Penindasan Tegas - Suararakyatindo

Menu

Mode Gelap
UNUJA Toreh Prestasi Nasional, Perpustakaan Raih Akreditasi Tertinggi dari Perpusnas RI Harga Cabe Rawit Melonjak Tajam, Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram Kejari Probolinggo Musnahkan Ribuan Barang Bukti dari 115 Perkara Pidana The Evolution of Gaming: From Pixels to Immersive Worlds A Comprehensive Study on Games: Evolution, Impact, and Future Trends Hanura Siap Upgrade Kader Legislatif Daerah pada Rakernas dan Bimtek di Bandung Mendatang

Nasional

Preman Berkedok Ormas Hambat Investasi, Kaisar Abu Hanifah Minta Polisi Penindasan Tegas

badge-check


					Anggota DPR RI Komisi VII, Kaisar Abu Hanifah/Suararakyatindo Perbesar

Anggota DPR RI Komisi VII, Kaisar Abu Hanifah/Suararakyatindo

SUARARAKYATINDO.COM – Jakarta, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKB, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti batalnya investasi bernilai ratusan triliun rupiah di Indonesia akibat ulah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dinilainya nakal dan meresahkan.

Kaisar mendesak aparat kepolisian untuk segera menindak tegas dan menangkap para anggota ormas yang melakukan tindakan penghalangan investasi.

Menurutnya, kehadiran investasi dengan nilai fantastis bukanlah hal yang mudah dan telah melalui berbagai upaya negosiasi dengan investor.

“Ini sudah ada investor yang mau masuk, tapi justru batal karena ulah ormas nakal yang menghambat. Ini jelas sangat merugikan negara,” ujar Kaisar, Kamis (13/2/25).

Legislator asal Daerah Istimewa Yogyakarta itu menilai tindakan ormas yang menutup akses jalan hingga menyegel industri yang telah memiliki izin beroperasi merupakan bentuk premanisme.

Hal ini, katanya, tidak hanya merugikan para pengusaha, tetapi juga menciptakan iklim investasi yang tidak kondusif di Indonesia.

“Mereka bukan lagi ormas, tapi sudah menjelma menjadi penjahat. Menghalangi investasi, menebar teror, dan membuat investor takut. Ini jelas pelanggaran hukum,” tegas politikus asal Probolinggo itu.

Kaisar mendesak pihak kepolisian segera melakukan penertiban agar ormas-ormas yang kerap berulah tidak semakin menjadi-jadi.

Jika dibiarkan, ia khawatir dampaknya akan semakin luas dan berpengaruh buruk terhadap perekonomian nasional.

Sebelumnya, Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI), Sanny Iskandar, mengungkapkan bahwa ulah ormas nakal telah menyebabkan kerugian hingga ratusan triliun rupiah.

Tidak hanya dari sisi anggaran yang sudah dikeluarkan investor, tetapi juga dari investasi yang batal masuk ke Indonesia.

“Masalah ini harus menjadi perhatian serius pemerintah. Jika dibiarkan, bukan hanya investor yang rugi, tetapi juga negara secara keseluruhan,” pungkas Kaisar.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hanura Siap Upgrade Kader Legislatif Daerah pada Rakernas dan Bimtek di Bandung Mendatang

2 Desember 2025 - 17:33 WIB

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Faisol Riza Jadi Aktor Kunci Akselerasi Industri Nasional

29 November 2025 - 13:42 WIB

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Faisol Riza Jadi Aktor Kunci Akselerasi Industri Nasional

Rais Aam PBNU Minta Gus Yahya Mundur dari Jabatan Ketum, Atau Diberhentikan

21 November 2025 - 22:04 WIB

JongMa Probolinggo Gelar Tasyakuran Peringati Penetapan Kiai Kholil sebagai Pahlawan Nasional

21 November 2025 - 13:11 WIB

JongMa Probolinggo Gelar Tasyakuran Peringati Penetapan Kiai Kholil sebagai Pahlawan Nasional

DPRD Probolinggo Soroti Sejumlah Isu Strategis dalam PU Fraksi atas Raperda APBD 2026

20 November 2025 - 13:16 WIB

DPRD Probolinggo Soroti Sejumlah Isu Strategis dalam PU Fraksi atas Raperda APBD 2026
Trending di Nasional
error: