Menu

Mode Gelap
Understanding Charter Jet Prices: A Complete Case Examine Sugar Daddy Websites That Send Money Without Meeting: A Comprehensive Overview High Bullion Corporations: A Complete Information to the very Best in the Market Investing for the Long Run: A Case Research On Ameriprise Gold IRA Understanding Fidelity Gold IRA: A Complete Study Understanding IRA Approved Gold And Silver: A Complete Study

Daerah

Rakerda V MUI Probolinggo: Strategi Memperkuat Moralitas dan Menangani Tantangan Sosial

badge-check


					Suasana Rapat Kerja Daerah (Rakerda) V MUI Kabupaten Probolinggo/Suararakyatindo. Perbesar

Suasana Rapat Kerja Daerah (Rakerda) V MUI Kabupaten Probolinggo/Suararakyatindo.

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) V pada Rabu, 22 Januari 2025, di Gedung Islamic Centre Kraksaan.

Dengan mengusung tema “Memperkokoh Sinergitas Ulama dan Umaro dalam Menjaga Integritas dan Moralitas Masyarakat”, MUI menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menangani berbagai persoalan masyarakat.

Dalam rapat kerja tersebut, Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo, KH Abdul Wasik Hannan menyoroti beragam isu-isu yang beredar di media sosial, salah satunya adalah meningkatnya kasus asusila yang melibatkan anak-anak.

Kiai Wasik sapaan akrabnya, menekankan pentingnya langkah preventif serta edukasi untuk melindungi generasi muda dari perilaku menyimpang.

“Perlu ada sinergi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah untuk memastikan perlindungan terhadap anak-anak kita,” ujarnya.

Selain itu, keberadaan pengikut Padepokan Dimas Kanjeng juga menjadi perhatian. Meski Taat Pribadi, pimpinan padepokan tersebut, telah diproses hukum pada 2016 atas kasus pembunuhan dan penipuan berkedok agama, aktivitas pengikutnya masih menimbulkan kekhawatiran.

Maka dari itu, MUI Kabupaten Probolinggo berencana melakukan kajian mendalam untuk memastikan ajaran yang disebarkan tidak melanggar syariat Islam.

MUI juga menyoroti maraknya petilasan palsu yang dapat menyesatkan masyarakat.

Menurutnya, edukasi dan sosialisasi dinilai perlu untuk mencegah masyarakat terjebak dalam praktik-praktik yang tidak sesuai dengan ajaran agama.

Sementara isu moral, MUI membahas wacana penerapan lima hari sekolah yang menuai pro dan kontra.

Kebijakan ini, menurut MUI harus melalui kajian komprehensif untuk menilai dampaknya terhadap pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat.

Melalui Rakerda tersebut, MUI Kabupaten Probolinggo berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna menjaga moralitas umat dan menghadapi tantangan sosial yang kian kompleks.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: