Menu

Mode Gelap
Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

Nasional

Restu Dan Jatah Yang di Hasilkan Jokowi dan Prabowo, Pengamat; Jokowi Belum Serius Dukung Prabowo

badge-check


					Presiden Jokowi bertemu dengan Prabowo Subianto. (Foto; Kepresidenan) Perbesar

Presiden Jokowi bertemu dengan Prabowo Subianto. (Foto; Kepresidenan)

SUARARAKYATINDO.COM- Presiden Jokowi 2 kali bertemu dengan Prabowo Subianto lantaran bicara soal Restu dan Jatah dalam kontestasi pilpres pada tahun 2024 nanti.

Senada yang di katakan oleh Pengamat bahwa, Jokowi Belum menunjukkan Serius untuk dukungan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

Hal itu langsung di katakan oleh Pakar Komunitas Politik Emrus Sihombing yang menilai, pernyataan Presiden Jokowi soal Pilpres 2024 ke Prabowo Subianto hanyalah gurauan.

Menurut Emrus, Presiden Jokowi tidak terlihat ada hal yang serius saat Jokowi menyinggung hal itu kepada Prabowo.

“Menurut hemat saya, dari aspek konteks, lambang verbal dan simbol non verbal komunikasi, ucapan Jokowi, tentang dirinya dua kali di pemilu presiden dua kali menang dan kemudian mengatakan, kelihatannya setelah ini jatah Prabowo, lebih bermakna sebagai gurauan politik,” kata Emrus lewat pesan singkat diterima, Selasa (8/11/2022).

Emrus menambahkan, ada ciri yang berbeda jika pernyataan kepala negara dapat diartikan sebagai pesan politik yang bermakna suksesi kepemimpinan di periode selanjutnya. Sejauh ini, Emrus menganalisis, Jokowi belum benar-benar menunjukkan hal itu secara gamblang ke publik.

“Saya sama sekali belum melihat pernyataan tersebut memberi dukungan serius kepada Prabowo menjadi bakal calon Pilpres 2024,” yakin dia.

Terkait rekam jejak kemenangan yang juga disinggung Jokowi, mulai dari wali kota hingga kepala negara, Emrus memastikan hal itu bukan karena Jokowi pamer atau merasa lebih hebat ketimbang sang rival.

Hanya saja, presiden ingin menjawab pertanyaan Ketua Umum Perindo Hary Tanoe yang sebelumnya sempat menyinggung hal terkait.

“Pernyataan dirinya terpilih dua periode presiden, sama sekali bukan menunjukkan dirinya superior daripada yang lain,” Emrus menutup.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

13 Maret 2026 - 13:56 WIB

BGN Hentikan Ratusan Unit SPPG di Jawa Timur, Ini Alasannya

12 Maret 2026 - 13:31 WIB

Pemohon Uji Materi: Anggaran Pendidikan 2026 Jangan Sekadar Naik Angka, Substansinya Tergerus

20 Februari 2026 - 21:53 WIB

Trending di Nasional
error: