SUARARAKYATINDO.COM, Yogyakarta – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Yogyakarta gelar aksi menuntut adanya pembungkaman demokrasi di ruang publik pada Jumat (6/10/2023) di Pertigaan revolusi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tepatnya di Jalan Masda Adisucipto Yogyakarta.
Aksi Massa itu diikuti oleh ratusan mahasiswa yang terdiri dari beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta bersama sebagian masyarakat Yogyakarta. Terdapat beberapa tuntutan yang diangkat dalam aksi itu, salah satunya adalah pembungkaman demokrasi di ruang publik juga menolak adanya dinasti politik di Indonesia.
Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, tampak massa aksi berjalan dari arah selatan Jalan Masda Adisucipto kemudian membuat lingkaran di pertigaan Jalan Masda Adisucipto dengan dikawal sejumlah aparat kepolisian. Selanjutnya, Massa aksi melakukan orasi penyampaian aspirasi secara bergantian.
Robi selaku Koordinator Umum aksi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Yogyakarta itu menegaskan bahwa mahasiswa turun ke jalan untuk menyelamatkan bangsa dan negara dari cengkraman rezim yang serakah.
“Mahasiswa dan masyarakat hari ini turun ke jalan untuk menolak adanya pembungkapan demokrasi baik dalam lingkup pendidikan dan agraria serta menolak pembodohan politik menjengan pemilu 2024”. Pungkas Robi, Jumat (6/10/2023).
Selain itu, mahasiswa menilai bahwa dengan berbagai dinamika akhir-akhir ini, mahasiswa dan masyarakat diharapkan bisa mengambil peran dalam setiap dinamika politik yang ada.
“Mahasiswa dan masyarakat sebagai agen kontrol harus memiliki peran pada sistem demokrasi yang berjalan di negara ini”. Pungkasnya.
Sementara itu, terlihat arus lalu lintas di jalan Masda Adisucipto cukup lancar dan dikawal dengan seksama oleh pihak kepolisian yang berjaga.






