Menu

Mode Gelap
Warga Opo-opo Cemas Dihantui Banjir, Sungai Dangkal Disorot, PUPR Probolinggo Dinilai Abai KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar Puluhan Santri dan Wali Santri Gelar Aksi Damai, Desak Penegakan Hukum Berkeadilan dalam Kasus Dugaan Pelecehan Crown Casino Online: A New Era of Digital Gaming Experience Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kota Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir

Daerah

UNUJA Sabet Silver Winner Anugerah Diktisaintek 2025, Kampus Pesantren Makin Diakui Nasional

badge-check


					UNUJA Sabet Silver Winner Anugerah Diktisaintek 2025, Kampus Pesantren Makin Diakui Nasional Perbesar

UNUJA Sabet Silver Winner Anugerah Diktisaintek 2025, Kampus Pesantren Makin Diakui Nasional

SUARARAKYATINDO.COM, Jakarta — Universitas Nurul Jadid (UNUJA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Perguruan tinggi berbasis pesantren ini berhasil meraih Silver Winner Bidang Pengabdian kepada Masyarakat pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025, dengan menempati peringkat 152 dari 5.491 perguruan tinggi se-Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Jumat, 19 Desember 2025, di Graha Diktisaintek, Gedung D Lantai 2, Senayan, Jakarta. Capaian ini menjadi bukti konsistensi UNUJA dalam memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung.

Keberhasilan di tahun 2025 ini sekaligus melengkapi rangkaian prestasi UNUJA selama tiga tahun berturut-turut. Pada Anugerah Diktiristek 2023, UNUJA meraih Bronze Winner Bidang Publikasi Ilmiah dan Kekayaan Intelektual, yang ditandai dengan lonjakan peringkat SINTA dari kisaran 700-an ke posisi 296 nasional.

Capaian tersebut ditopang oleh peningkatan signifikan jumlah artikel ilmiah, buku ajar, serta luaran HAKI dosen dan mahasiswa.

Tren positif itu berlanjut pada Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2025, ketika UNUJA dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Klaster Madya dengan Kinerja Unggul Bidang Riset dan Pengabdian, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta berdaya saing di Jawa Timur.

Rektor UNUJA, Dr. KH. Najiburrahman, M.Ag., menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Penghargaan ini adalah hasil ikhtiar bersama. Ini bukan sekadar apresiasi, tetapi juga pengingat agar riset, publikasi, dan pengabdian UNUJA terus ditingkatkan kualitas dan dampaknya bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam tiga tahun terakhir, kontribusi riset dan pengabdian UNUJA tercatat menyumbang lebih dari 48 ribu poin SINTA. Berbagai kebijakan strategis diterapkan, mulai dari integrasi KKN dengan luaran riset dan abdimas, penguatan kerja sama berbasis kebutuhan masyarakat, hingga kewajiban presentasi hasil secara bilingual oleh sekitar 200 kelompok mahasiswa setiap tahun. Luaran HAKI pun menunjukkan tren positif: 91 luaran (2023), 87 (2024), dan meningkat menjadi 115 (2025).

Wakil Rektor III UNUJA, Prof. Dr. H. Hasan Baharun, M.Pd., menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari ekosistem akademik yang terintegrasi.
“Kami membangun budaya akademik di mana pembelajaran, riset, dan pengabdian saling terhubung. Luaran yang dihasilkan tidak berhenti di laporan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala LP3M UNUJA, Dr. Achmad Fawaid, M.A., M.A., menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam meningkatkan daya saing kampus.
“UNUJA terus memperluas jejaring global, mulai dari China, Thailand, Jepang, hingga Malaysia. Ini membuktikan bahwa kampus pesantren juga mampu tampil dan berkontribusi di level internasional,” ungkapnya.

Kolaborasi tersebut mencakup berbagai program, seperti benchmarking dengan BFSU dan Jiangsu College (China), college mobility dengan Thailand, riset bersama PCINU Jepang dan Malaysia, hingga kerja sama industri, termasuk pengembangan mobile game dengan publisher Prancis dan perancangan sistem informasi dengan perusahaan Jepang.

Selain itu, UNUJA juga aktif menjalin kerja sama pengabdian dengan berbagai lembaga pemerintah di Kabupaten Probolinggo, Situbondo, dan Bondowoso selama lima tahun terakhir.

Dengan capaian ini, UNUJA semakin menegaskan diri sebagai kampus pesantren yang tidak hanya unggul dalam nilai keislaman, tetapi juga kompetitif dan berdampak di kancah nasional maupun global.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga Opo-opo Cemas Dihantui Banjir, Sungai Dangkal Disorot, PUPR Probolinggo Dinilai Abai

17 Januari 2026 - 13:44 WIB

Warga Opo-opo Cemas Dihantui Banjir, Sungai Dangkal Disorot, PUPR Probolinggo Dinilai Abai

KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim

16 Januari 2026 - 21:28 WIB

KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim

Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar

13 Januari 2026 - 18:17 WIB

Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar

Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kota Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir

12 Januari 2026 - 19:19 WIB

Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kita Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir

Warga Ketapang Adukan Dugaan Praktik Asusila di Home Stay, DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP

12 Januari 2026 - 19:14 WIB

Warga Ketapang Adukan Dugaan Praktik Asusila di Home Stay, DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP
Trending di Daerah
error: