Menu

Mode Gelap
Pemkab Probolinggo dan MUI Bahas Fatwa Penagihan Kredit Bermasalah, Tegaskan Larangan Penarikan Kendaraan di Jalan Bus Rombongan Jemaah Haji Probolinggo Alami Kecelakaan di Madinah Advancements in Treasured Metals IRAs: A Comprehensive Guide To Investing Correctly The most Effective Places To Buy Gold Online: A Complete Guide Investing in Gold: The Benefits of Holding Physical Gold In Your IRA Best Gold IRA Investments For Retirement: A Complete Information

Daerah

Viral! Pemkot Jakbar Data Penduduk Yang Tinggal di Kolong Tol Angke, Begini Penemuannya

badge-check


					Potret rumah warga yang tinggal di kolong tol angke. (Foto; ist/ilustrasi) Perbesar

Potret rumah warga yang tinggal di kolong tol angke. (Foto; ist/ilustrasi)

SUARARAKYATINDO.COM- Pemerintah Kota Jakarta Barat mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan pendataan bagi warga yang tinggal di bawah kolong Tol Angke.

Wakil Wali Kota Jakarta Barat Hendra Hidayat mengatakan, jajarannya menemukan ada warga yang bukan KTP DKI tinggal di sana.

“Kita saat ini melakukan penataan. Beberapa orang ber-KTP DKI dan tidak. Pendataan itu KTP DKI dan non DKI,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (20/6/2023).

Dia menambahkan, pihaknya masih berkoordinasi terkait kejadian ini. Jika pendataan telah rampung dilakukan, Pemkot Jakarta Barat akan melakukan penanganan terhadap permukiman dan warga di sana.

“Tentunya kalau misalnya sudah ada, kita akan lakukan penanganan. Kita lagi koordinasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto untuk turun langsung melihat permukiman di bawah kolong tol Angke 2, Jakarta Barat.

Dia menilai, wali kota tak boleh berdiam diri di kantor. Namun, harus menengok dan melihat kondisi secara langsung di lapangan.

“Ini tugas wali kota. Wali kota harus ada, harus turun. Tugas wali kota bukan di dalam kantor, tapi di lapangan. Lihat,” tutupnya.

Sebelumnya, viral sebuah video yang menampilkan permukiman di kolong tol tersebut. Bahkan, di dalamnya, terdapat sekolah hingga musala.

Untuk dapat masuk ke dalam, terdapat celah antara beton bawah jalan tol dengan tanah sekitar 150cm. Sambil berjalan dengan setengah badan yang tertunduk, terlihat jelas bangunan rumah yang ditopang dengan kayu di sisi kanan kiri. Lampu berwarna kuning dengan sensasi remang-remang di masing-masing rumah selalu terlihat mengingat kawasan yang gelap.

Hawanya pengap. Suara bising kendaraan melintas di tol terdengar jelas. Meskipun demikian, warga tetap dapat tertidur lelap sambil menemani anaknya yang masih mungil.

Bukan hanya rumah biasa saja, beberapa diantaranya ada juga yang membuka warung kecil dengan menyajikan jajanan anak-anak dan juga gorengan.

Sekitar kurang lebih sembilan meter berjalan dari lorong sempit. Akhirnya badan dapat kembali berdiri tegak sambil berdiri di antara celah ruas tol yang lebarnya kurang dari satu meter.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: