SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO– Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan menjawab keluhan terkait pengurangan jatah pupuk bersubsidi.
Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, bersama jajarannya menggelar kegiatan Sosialisasi Distribusi Pupuk Bersubsidi pada Selasa, 6 Mei 2025, di Balai Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang aspirasi, namun juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian Kecamatan Krejengan, guna memberikan penjelasan langsung kepada para petani terkait mekanisme distribusi pupuk bersubsidi yang sering kali menuai polemik.
Turut hadir dalam sosialisasi ini, Camat Krejengan Bambang Heriwahjudi, S.Sos., M.Si., Babinsa Sigit Cahyono, Bhabinkamtibmas Anton Pribadi, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Rahman, Ketua BPD Supardi, serta pemilik kios pupuk Rahman.
Dalam sambutannya, Baginda Purnomo menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem distribusi pupuk di Desa Patemon.
“Saya tidak ingin mencari kesalahan masa lalu, tetapi saya bertekad memperbaiki sistem ini dan memastikan distribusi pupuk tepat sasaran selama saya menjabat,” ujarnya.
Baginda juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan dialog langsung antara petani dan pemangku kepentingan.
Ia menyadari bahwa pemerintah desa kerap menjadi sasaran keluhan, padahal distribusi pupuk melibatkan banyak pihak.
“Silakan bertanya dan sampaikan unek-unek. Forum ini kami siapkan agar suara panjenengan semua terdengar langsung oleh yang berwenang,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Krejengan, Bambang Heriwahjudi, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Pemerintah Desa Patemon.
“Ini bentuk transparansi yang patut dicontoh. Pemerintah desa harus terbuka, dan masyarakat perlu diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat. Ini adalah langkah konkret membangun kepercayaan publik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masalah pupuk bersubsidi merupakan isu nasional yang harus diselesaikan secara kolaboratif di tingkat lokal.













