Suararakyatindo.com – Probolinggo, Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto kini masuk dalam bursa kandidat Pj Bupati Kabupaten Probolinggo.
Diketahui, jabatan H.A Timbul Prihanjoko sebagai bupati Probolinggo menyisakan dua bulan saja. Sesuai aturan, jabatannya akan diisi Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo.
Sesuai UU Nomor 10/2016, ada sejumlah syarat yang perlu dipenuhi oleh sosok yang akan diusulkan menjadi Pj Bupati. Salah satunya, berasal dari jabatan pimpinan tinggi pratama seperti eselon IIA.
“Setidaknya, eselon IIA. Seperti pada jabatan sekda,” ujar Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma.
Menurut politisi partai Golkar itu, sejauh ini hanya Ugas Irwanto yang memiliki eselon IIA di lingkungan Pemkab Probolinggo. Artinya, kata Oka, bila menilik eselon, maka hanya Ugas yang memenuhi syarat diusulkan sebagai Pj Bupati.
“Pengusulan tidak bisa sembarangan dilakukan, harus sesuai kriteria jabatan. Misalnya akan mengusulkan Bu Dewi Korina Kepala BPKAD Pemkab Probolinggo, atau Pak Santiyono (kepala Bapelitbangda Pemkab Probolinggo), ya tidak bisa. Sejauh ini, masih sekda yang memenuhi syarat,” terangnya.
Lebih lanjut, Oka menjelaskan bahwa belum tentu juga sekda yang akan diusulkan sebagai Pj Bupati atau yang akan menjadi Pj Bupati. Bisa saja berasal dari Pemprov Jawa Timur.
“Kami masih akan melakukan pembahasan. Sejauh ini masih belum. Jadi belum tentu (sekda, Red), masih ada prosesnya. Bisa saja yang diusulkan dari pemerintah provinsi,” katanya.
Selain itu, Oka menjelaskan, setelah masa jabatan Timbul berakhir pada 24 September nanti, baru Pj Bupati akan diusulkan. Usulan dilakukan oleh DPRD dan Pemprov Jawa Timur.
Dalam hal ini Gubernur. Nantinya, DPRD maupun Pemprov Jawa Timur akan mengusulkan masing-masing tiga nama untuk menjadi Pj Bupati.
Kabupaten Probolinggo sendiri adalah salah satu daerah dari 18 daerah yang kepala daerahnya akan berakhir masa jabatannya tahun ini. Sehingga, akan terjadi kekosongan jabatan kepala daerah.
Sementara Pemprov Jatim setidaknya menyediakan 61 pejabat eselon dua untuk disiapkan mengisi kekosongan jabatan itu.













