“Paling Ideal”
Orang semacam kita ini tak ada salahnya berkhayal jadi Presiden
mengabdi kepada bangsa tanah air tercinta
sesekali melebarkan sayap kekuasaan
biarkan anak dan menantu
mencalonkan diri
Wali Kota
Oh iya:
jangan lupa
restui adik menikah
dengan seorang pejabat
Ketua Mahkamah Konstitusi
anggap saja tidak ada unsur politik atau kolusi
itu progresnya bagus mempertahankan eksistensi citra keluarga
Orang semacam kita ini tidak di larang sekedar
ngopi bareng sambil lalu bercerita dan berkelakar
meredam suasana hiruk pikuk jalannya pemerintahan
dengan berharap menjadi Menteri sambil lalu berdagang
ngajak sanak saudara atau pun kroni mengikuti tender proyek
Orang semacam kita jangan terlalu besar pada harapan
mikirlah sejenak, gedung instansi pemerintah
masih layak pakai, ya sudah tentu otak kita terganggu
lebih baik diam semoga cuman sekedar mimpi
ataukah haus dari seribu ambisi . Oke!
hanya pengusaha yang dapat pembagian konsesi
Orang semacam kita ini antara ada dan tiada
lenyap dari realitas kehidupan politik
hanya hadir sebagai sumber data survei
dari kepentingan pemilihan suara, mari sukseskan
pemilihan umum karena suara anda
menentukan pemimpin masa depan anda. “Katanya!”
Orang semacam kita ini jangan terlalu cerewet ya!
tentang pemindahan Ibu Kota Negara walau terkadang
jengkel dengan anggaran triliunan. Kita hanya pasrah
pada nasib masyarakat adat di sekitar yang tersingkirkan
isu lingkungan dan perusakan hutan sudah pasti terjadi
pemborosan jangka panjang beban hutang Negara
“Ampun deh tuan!” (jangan-jangan semua ini karena cuan)
. . .
tafsir ngawuriah
0:25am
09/02/2022













