Kekasih Tanpa Kepastian
Semerbak harum rindu ditaman
Mengingatmu masih dalam pelukan
Cerita cinta tentang seberkas kehidupan
Kau dan aku dalam peluk khayalan
Aku sudah mulai berjalan
Melintasi jalan yang kau tunjukkan
Waktu itu kau bilang “Kau akan baik – baik saja dengan begini”
Aku dan segenap pengharapan mengamini perkataanmu
Serupa dupa, kau bakar api asmara
Maka mengepul pula asap kasih sayang
Tetapi kekasih
Aku sudah berjalan cukup jauhnya
Belum juga terlihat senyum manismu
Disepanjang jalan ingatan ini tak lepas akan kenangmu
Lunglai tangan ini jika mengingat saat kau tertidur dilenganku dan tanpa pamit kucumbui semerbak rambutmu yang bergelombang
Sebenarnya dibelantara mana bisa kutemuimu ?
Seakan tanda tanya itu tak temukan jawaban
Kau tampak mata
Tapi sorotnya bukan lagi milikku
Dan perjalanan ini dengan gigih kan ku gagahi
Seberapa jauhpun kau melangkah
Kakiku tak gentar untuk sebuah pertemuan
Denganmu dan sebuah penjelasan













