Menu

Mode Gelap
May Day di Kabupaten Probolinggo Penuh Kebersamaan, Buruh Sampaikan Delapan Tuntutan Skandal ASN–PPPK di Probolinggo Meledak, Digerebek Suami di Mal hingga Berujung Adu Fisik Harga Daging Ayam di Probolinggo Melonjak, Warga Kurangi Pembelian Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS app for users from Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment

Daerah

Ratusan Warga Trimulyo Bantul Gelar Aksi Tolak Pembangunan IPLT

badge-check


					Ratusan warga Padukuhan Ponggok 2, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, melakukan aksi penolakan rencana pembangunan IPLT di halaman kantor DPRD Kabupaten Bantul pada Senin (6/11/2023). (Foto/Tribunjogja). Perbesar

Ratusan warga Padukuhan Ponggok 2, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, melakukan aksi penolakan rencana pembangunan IPLT di halaman kantor DPRD Kabupaten Bantul pada Senin (6/11/2023). (Foto/Tribunjogja).

SUARARAKYATINDO.COM, Yogyakarta – Ratusan warga Padukuhan Ponggok 2, Kalurahan Trimulyo, Kabupaten Bantul, menggelar aksi untuk menolak rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di wilayah mereka. Aksi penolakan ini digelar di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul pada Senin siang (6/11/2023).

Koordinator aksi sekaligus Ketua RT 1, Eva Dwiputra, menyampaikan keprihatinan warga terhadap rencana pembangunan IPLT di Padukuhan Ponggok 2. Eva menyatakan bahwa pembangunan IPLT di wilayah mereka dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan kenyamanan warga setempat.

“Jadi, sebisa mungkin pembangunan IPLT itu dipindahkan dan tidak dibangun di Padukuhan Ponggok 2. Karena itu cukup menganggu aktivitas dan kenyamanan warga kami,” ujar Eva kepada awak media di halaman Kantor DPRD Kabupaten Bantul.

Dia juga mengungkapkan keprihatinan bahwa lokasi pembangunan IPLT sangat dekat dengan pemukiman warga, hanya sekitar 150 meter. Hal ini dapat berpotensi mencemari udara dan berdampak buruk pada kesehatan warga dalam jangka panjang.

Anwar Nur Fahrudin, Panewu Jetis, juga mengungkapkan keprihatinan serupa. Dia menyatakan bahwa pihaknya sedang berusaha mendengarkan keluhan masyarakat dan menghubungkannya dengan pejabat yang berwenang.

“Semua hal itu sudah kami sampaikan kepada pejabat yang berwenang, termasuk kepada beberapa anggota DPRD Bantul,” kata Anwar.

Anwar juga menyoroti dampak lain yang mungkin terjadi akibat pembangunan IPLT, seperti gangguan dari aktivitas di Stadion Sultan Agung (SSA). Beberapa warga setempat sudah mengalami dampak aktivitas tersebut dan tidak ingin lebih terganggu karena rencana pembangunan IPLT.

Warga berharap ada solusi terbaik dari pemerintah yang dapat menjaga keamanan dan kenyamanan warga setempat.

“Kami berharap ada jalan tengah antara pemerintah dan warga kami. Oleh karena itu, kami datang ke DPRD Bantul saat ini untuk menyampaikan pernyataan sikap kami dalam menolak rencana pembangunan IPLT di Trimulyo,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: