Menu

Mode Gelap
Enam Pejabat Pemkab Probolinggo Dilantik, Bupati Haris Tekankan Integritas dan Kinerja DPRD Kota Probolinggo Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Dampak Nyata Pembangunan The Rise of Private Plane Flights: A Brand new Era In Air Travel Buying Gold Online within The USA: A Comprehensive Guide Mengolah Data Paito SGP untuk Menemukan Pola yang Lebih Konsisten Natural Hormone Replacement Therapy

Kolom

Sajak Mas Dewa Masih Menunggu

badge-check


					Menunggu kedatangan Hari Minggu yang sangat memukau. (Foto: Ist/ilustrasi) Perbesar

Menunggu kedatangan Hari Minggu yang sangat memukau. (Foto: Ist/ilustrasi)

Masih Menunggu

Selamat hari minggu
Untukmu yang telah lama menunggu
Menunggu kalimat yang masih lugu
Dan kau masih dengan kesendirianmu

Matahari bergairah pagi ini
Entah sore nanti
Bisa gerimis atau hujan lagi
Seperti keadaanmu yang tak pasti
Bangkit dan jatuh lagi
Jatuh dan bangkit lagi
Bangkit lagi, lagi dan lagi
Ah, seperti itu saja terus hingga nanti

Pohonan subur yang kau tanam
Kini sudah mulai meninggi
Tapi rerumputan kian suram
Tertutup dedaunan yang tertata rapi
Tak selesaikah kau menebar benih janji ?
Terhadap semesta yang tak lagi mendengar

Mereka sudah kenyang dengan itu
Tapi tidak cukup puas dengan kenyataan setelah ini
Mereka sudah tau rumput yang tumbuh akan terus diinjak – injak atau disemprot dengan bahan pestisida : dalih – dalih kesejahteraan
Yang nyatanya hanya untuk kursi kekuasaan
Apalagi yang ingin kau janjikan
Mereka akan pura – pura mendengar dan mengkobarkan api palsu

Rindumu cukup romantis
Menunggu dan berserah akan keadaan
Meski kini bungamu layu
Kau terus saja menyiramnya dengan senyuman

Selamat hari minggu
Bersama dentuman yang menghantam keadaan
Dan kau juga masih menunggu
Menunggu cinta dan ketenangan

Kau tenang saja
Tidak perlu berpangku tangan
Keadaan akan seperti biasanya
Ramai dan semakin mendesak

Kita diam saja
Dan bila waktunya nanti
Kita kasih tahu keadaan yang sebenarnya
Biar mendesak semakin terdesak
Biar ramai semakin riuh
Biar yang berjanji tau kenyataan pahit ini

Cukup kau tau
Bahwa rindu akan terus menunggu
Dan seluruh ketertiaman ini, setia untukmu

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kritik dalam Demokrasi: Antara Hak Politik dan Tuduhan Makar

7 April 2026 - 19:01 WIB

Kritik dalam Demokrasi: Antara Hak Politik dan Tuduhan Makar

Jangan Selalu Norma, Mari Pandang Coming Out LGBTQ+ Dari Kacamata Psikologi

1 Oktober 2025 - 20:55 WIB

Jangan Selalu Norma, Mari Pandang Coming Out LGBTQ+ Dari Kacamata Psikologi

Kisah Kelam Sejarah G30S PKI, Mahasiswa Harus Jadi Garda Terdepan Menjaga Ideologi Pancasila

1 Oktober 2025 - 12:35 WIB

Kisah Kelam Sejarah G30S PKI, Mahasiswa Harus Jadi Garda Terdepan Menjaga Ideologi Pancasila

Sajak Mahendra Utama, Untuk Gus Imin di Hari Lahirmu

24 September 2025 - 12:20 WIB

Sajak Mahendra Utama, Untuk Gus Imin di Hari Lahirmu

Sajak Mahendra Utama, Untuk Affan Kurniawan, Yang Terbaring di Aspal Jakarta

30 Agustus 2025 - 19:38 WIB

Sajak Mahendra Utama, Untuk Affan Kurniawan, Yang Terbaring di Aspal Jakarta
Trending di Kolom
error: