Antara Adzan Dan Iqamah
Sayup-sayup ku dengar suara itu
Rabb sang maha besar
Pelan namun pasti
Berulang dan berulang
Aku masih saja pada posisi dudukku
Tak beranjak meski telah mendengar panggilan itu
Masih angkuh meski Tuhan, telah memberi tanda padaku
Aku yang bodoh atau Setan terlalu pintar menghasutku
Lafazd terakhir terdengar
Tiada rabb selain Dia
Masih saja berpikir
Kenapa begitu
Disela-sela adzan dan iqamah
Baru aku tahu
Alasan keangkuhanku
Tuhan belum menjawab doa-doaku kala itu
Sadarku dalam kepayahan dan ketidakberdayaan
Mengancam Tuhan dengan doaku
Yang kadang aku juga tak memahaminya
Apa yang salah dengan hidupku
Batas Sleman, 25 Mei 2020













