Menu

Mode Gelap
May Day di Kabupaten Probolinggo Penuh Kebersamaan, Buruh Sampaikan Delapan Tuntutan Skandal ASN–PPPK di Probolinggo Meledak, Digerebek Suami di Mal hingga Berujung Adu Fisik Harga Daging Ayam di Probolinggo Melonjak, Warga Kurangi Pembelian Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS app for users from Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment

Nasional

Prabowo: Muhammadiyah Berperan Vital dalam Membangun Bangsa dan Menjaga Persatuan

badge-check


					Prabowo: Muhammadiyah Berperan Vital dalam Membangun Bangsa dan Menjaga Persatuan Perbesar

SUARARAKYATINDO.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan peran vital Muhammadiyah dalam membangun bangsa dan menjaga persatuan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (4/12/2024).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengapresiasi kontribusi besar Muhammadiyah bagi kemajuan Indonesia.

Ia menyoroti luasnya jaringan organisasi Muhammadiyah yang mencakup lebih dari 167 perguruan tinggi, 126 rumah sakit, 231 klinik, 5345 sekolah dan madrasah, serta 440 pesantren.

“Peran Muhammadiyah sangatlah tepat. Muhammadiyah telah membuktikan komitmennya dalam memberikan fasilitas yang bermanfaat bagi rakyat,” ujarnya.

Presiden juga mengingatkan peran sejarah Muhammadiyah dalam melahirkan pemimpin-pemimpin besar, mulai dari Presiden Soekarno yang pernah menjadi pengurus hingga Panglima Besar TNI pertama, Jenderal Soedirman, yang pernah mengajar di sekolah Muhammadiyah.

Menurutnya, Muhammadiyah tidak hanya berdakwah, tetapi juga menanamkan semangat patriotisme dan cinta Tanah Air.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pesan penting tentang perlunya menjaga persatuan bangsa.

Ia menyoroti kondisi global yang penuh ketidakpastian dan mengajak masyarakat Indonesia untuk bersyukur atas damainya negeri ini.

“Di tengah dunia yang bergolak, kita harus bersyukur. Hari ini Masjid Istiqlal masih berdiri kokoh, Universitas Muhammadiyah tetap utuh, dan pabrik-pabrik kita tidak rusak. Ini adalah karunia yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan agar Indonesia tidak hanya mengandalkan kekayaan alam sebagai bahan mentah.

Ia menekankan pentingnya menambah nilai pada sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat.

“Kita tidak mau menjual kekayaan kita hanya sebagai bahan mentah. Kita ingin kekayaan ini diberdayakan untuk menambah nilai, demi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Menutup pidatonya, Presiden mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah atas peranannya dalam menjaga kebersamaan dan persatuan bangsa.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat sinergi demi kemajuan Indonesia.

“Mari kita bersama-sama, meski banyak perbedaan, kita cari titik persamaan untuk kemajuan bangsa ini. Terima kasih Muhammadiyah, teruslah berbakti kepada bangsa dan umat. Lanjutkan perjuangan yang telah kalian buktikan,” pungkasnya.

Dengan penuh semangat, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kerja keras dan persatuan adalah kunci untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

27 April 2026 - 12:48 WIB

invitation-boxes-with-logo-2 (1)

Koridor Hijau Desa Mulai Dibangun di Grobogan, IPDA Jadi Inisiator Utama

22 April 2026 - 17:38 WIB

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

13 Maret 2026 - 13:56 WIB

Trending di Nasional
error: