Menu

Mode Gelap
May Day di Kabupaten Probolinggo Penuh Kebersamaan, Buruh Sampaikan Delapan Tuntutan Skandal ASN–PPPK di Probolinggo Meledak, Digerebek Suami di Mal hingga Berujung Adu Fisik Harga Daging Ayam di Probolinggo Melonjak, Warga Kurangi Pembelian Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS app for users from Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment

Daerah

Korpri PC PMII DIY Sukses Gelar Bedah Buku Soal Inovasi Pengawasan Pemilu

badge-check


					Ketua Korpri PC PMII DIY (kanan) bersama Wakil Ketua Lakpesdam PWNU DIY (tengah) foto bersama peserta bedah buku di Bento Cafe Sorowajan, Yogyakarta pada (31/1/2025). (Foto:Kirwan) Perbesar

Ketua Korpri PC PMII DIY (kanan) bersama Wakil Ketua Lakpesdam PWNU DIY (tengah) foto bersama peserta bedah buku di Bento Cafe Sorowajan, Yogyakarta pada (31/1/2025). (Foto:Kirwan)

SUARARAKYATINDO.COM – Yogyakarta, Korps Pergerakan Mahasiswa Putri (KOPRI) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (PC PMII DIY) sukses menggelar dialog dan bedah buku bertajuk “Inovasi Pengawasan Pemilu 2024: Refleksi Kinerja Seorang Pengawas Pemilu” bertempat di Bento Cafe Sorowajan, Yogyakarta pada Jumat (31/1/2025) siang. Acara ini dihadiri lebih dari 60 kader PMII serta mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta.

Turut hadir sebagai pembicara, Wakil Ketua LAKPESDAM PWNU DIY, Khotimatul Khusna. Ia memberikan pemahaman mendalam tentang isi buku yang ditulis Lolly Suhenty selaku Komisioner Bawaslu RI. Khotimatul Khusna mengapresiasi buku yang ditulis Komisioner perempuan satu-satunya di badan pengawal pemilu itu. Menurutnya, Loly selaku penulis berhasil menciptakan ruang aman bagi kaum marginal.

“Ada 4 aspek utama dalam buku ini, pertama, keberanian Bawaslu RI dalam mengatur regulasi agar lebih berkeadilan, kedua, komitmen Bawaslu dalam mencegah praktik pemilu yang tidak transparan, kemudian strategi dalam menciptakan ruang aman bagi kaum yang marginal, dan kesuksesan suatu pemilu harus diupayakan tidak hanya oleh penyelenggara, namun juga partisipasi publik,” jelas Khotimatul Khusna.

Sementara itu, Ketua KOPRI PC PMII DIY, Safira Ahda, turut menyoroti berbagai praktik kecurangan yang terjadi pada Pemilu 2024, seperti politik uang dan tindakan tidak transparan, terutama di era digital saat ini.

“Kita semua sudah tak asing lagi bagaimana praktik kecurangan pemilu itu benar-benar nampak di depan mata, mulai dari tindakan-tindakan politik yang tidak transparan, politik uang, dan berbagai macam kecurangan lainnya, apalagi hari ini, di mana teknologi begitu besar manfaat dan mudharatnya,” ungkap Safira.

Acara itu ditutup dengan penyerahan cindera mata kepada pembicara, serta dilanjutkan foto bersama seluruh peserta.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: