Menu

Mode Gelap
May Day di Kabupaten Probolinggo Penuh Kebersamaan, Buruh Sampaikan Delapan Tuntutan Skandal ASN–PPPK di Probolinggo Meledak, Digerebek Suami di Mal hingga Berujung Adu Fisik Harga Daging Ayam di Probolinggo Melonjak, Warga Kurangi Pembelian Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS app for users from Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment

Pendidikan

Pertama di Indonesia, MUI Jatim Siapkan Program Pendidikan Kader Ulama

badge-check


					Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah saat sambutan di acara Peluncuran tiga program strategis, Sabtu (10/5/2025). Perbesar

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah saat sambutan di acara Peluncuran tiga program strategis, Sabtu (10/5/2025).

Surabaya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menggelar acara Halal Bihalal bersama Forkopimda Jawa Timur dan MUI kabupaten/kota pada Sabtu (10/5/2025) di Surabaya.

Selain mempererat silaturahmi, acara ini menjadi momen penting dengan peluncuran tiga program strategis untuk memperkuat peran ulama di masyarakat.

Ketua Umum MUI Jawa Timur, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran ulama dalam membimbing umat.

“Program Pendidikan Kader Ulama (PKU) ini adalah yang pertama di Indonesia yang menggunakan sistem perkuliahan setara S1. Biasanya, program seperti ini hanya berbentuk pelatihan jangka pendek. Setiap MUI kabupaten/kota dapat merekomendasikan dua peserta setelah melalui seleksi administrasi dan kelayakan,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong itu.

Program PKU ini rencananya akan dilaksanakan di UIN Sunan Ampel Surabaya, dengan fasilitas asrama untuk para peserta.

“Biaya asrama satu tahun sebesar Rp8 juta, alhamdulillah berkat kepiawaian rektor UINSA, disubsidi Rp3,5 juta, sehingga tinggal Rp4,5 juta. Selain itu, MUI Jatim juga memberikan dukungan biaya sebesar Rp1 juta per bulan untuk peserta PKU,” jelasnya.

Selain PKU, MUI Jatim juga meluncurkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk mempercepat pertumbuhan industri halal. LSP ini akan menjadi penghubung penting antara standar halal dan dunia industri.

“MUI Jatim memiliki program Juru Sembelih Halal (Juleha) dengan lebih dari 1.600 anggota. Namun, tanpa sertifikasi, mereka tidak bisa masuk ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) atau Rumah Pemotongan Unggas (RPU). Karena itu, LSP akan menjalankan dua fungsi utama, yaitu pelatihan dan uji kompetensi,” tambahnya.

MUI Jatim juga memperkenalkan program “Halo MUI, Umat Bertanya MUI Menjawab” untuk memudahkan masyarakat berkonsultasi mengenai persoalan syariah secara langsung atau melalui kontak resmi MUI Jatim. Inisiatif ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara ulama dan umat.

Acara yang dihadiri berbagai tokoh agama, pejabat daerah, dan pengurus MUI ini diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, memperkokoh ikatan silaturahmi di antara para peserta.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Anggota DPRD Probolinggo Feri Gita Rahayu Dukung Lomba Himpaudi Tegalsiwalan Meriahkan HUT RI ke-80

22 Agustus 2025 - 12:49 WIB

Peringati 50 Tahun MUI, Penguatan Karakter Didorong Jadi Agenda Utama Pendidikan

31 Juli 2025 - 14:55 WIB

Hadapi Maraknya Kekerasan Anak dan Kenakalan Remaja, Ini Penjelasan Rektor UNZAH

31 Juli 2025 - 13:52 WIB

Atasi Kenakalan Remaja, Sekdis Pendidikan Probolinggo Dorong Sinergi Lintas Sektor dan Pendampingan Digital di Keluarga

31 Juli 2025 - 13:07 WIB

Kemenag Probolinggo Dorong Penguatan Karakter Lewat Sinergi Pendidikan Agama di Sekolah Umum

31 Juli 2025 - 12:17 WIB

Trending di Daerah
error: