Menu

Mode Gelap
Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS app for users from Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment Empat Perda Disahkan, Lora Fahmi Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Probolinggo Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo Pemkot Probolinggo Gelar GPM di KOPI SIAGA, Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok

Uncategorized

Puluhan Pedagang Demo Tolak Rencana Relokasi, Ini Ampelnya Probolinggo

badge-check


					Pusat Oleh-oleh untuk jemaah umroh dan haji Perbesar

Pusat Oleh-oleh untuk jemaah umroh dan haji

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Puluhan pedagang oleh-oleh haji dan umrah yang berjualan di Jalan KH. Agus Salim, tepat di depan Masjid Agung Raudlotul Jannah, menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat pagi (13/6/25).

Mereka menolak rencana relokasi yang dinilai tidak sesuai dengan karakter dagangan mereka.

Dalam aksi damai tersebut, sekitar 10 pedagang membentangkan sejumlah spanduk berisi penolakan relokasi. Salah satu spanduk bertuliskan, ‘Kami mendukung program pemerintah Probolinggo Bersolek tanpa mengusir dan mematikan mata pencaharian kami. Jangan bubarkan Ampelnya Probolinggo.’

Ketua Paguyuban Pedagang Oleh-oleh Haji dan Umrah, Bambang Suwoto (55), menuturkan bahwa rencana pemindahan muncul seiring program revitalisasi kawasan Alun-alun Probolinggo.

Menurutnya, lokasi baru yang ditawarkan di depan Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) dinilai tidak tepat dan berpotensi menurunkan pendapatan para pedagang.

“Toko kami itu sudah lekat dengan Masjid Agung. Kalau dipindah ke depan TWSL, jelas tidak cocok. Selain jauh, lokasinya juga sepi pengunjung,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima, hanya akan disediakan lima lapak di lokasi relokasi, sedangkan jumlah pedagang saat ini mencapai sepuluh orang.

“Kami berharap, kalaupun direlokasi, lokasinya tetap dekat Masjid Agung. Karena barang dagangan kami memang terkait erat dengan para jemaah haji dan umrah yang datang ke masjid ini,” imbuhnya.

Senada dengan Bambang, pedagang lainnya, Rivo Alvadani (36), mengaku heran dengan rencana tersebut. Ia mengungkapkan para pedagang sudah berjualan di lokasi tersebut sejak 2015 tanpa kendala berarti.

“Dalam video rancangan revitalisasi Alun-alun, toko kami sudah tidak tampak. Ternyata kami akan dipindah ke TWSL,” keluh Rivo.

Para pedagang berharap pemerintah kota dapat memberikan solusi yang tidak merugikan mata pencaharian mereka.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja

1 Mei 2026 - 12:46 WIB

Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja

Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS app for users from Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online

1 Mei 2026 - 10:56 WIB

Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment

1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Empat Perda Disahkan, Lora Fahmi Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Probolinggo

30 April 2026 - 19:59 WIB

Empat Perda Disahkan, Lora Fahmi Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Probolinggo

Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo

30 April 2026 - 12:24 WIB

Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo
Trending di Uncategorized
error: