SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Ribuan anggota Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo tampak antusias saat memenuhi Lapangan Muneng, Kecamatan Sumberasih, Minggu (15/6/2025) pagi, untuk merayakan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU yang ke-75.
Dalam peringatan tersebut, sekitar 1.000 anggota Fatayat NU dari berbagai cabang dan ranting turut ambil bagian, sambil menjaga kekompakan dan menjalin silaturahmi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan menjaga kebugaran fisik, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengenai hidup sehat dan pemberdayaan perempuan.
Selain diikuti oleh anggota Fatayat NU, peringatan Harlah Fatayat NU juga dihadiri oleh Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, Wakil Bupati Ra Fahmi AHZ, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Sofia, Ning Umi Haniah Fahmi AHZ selaku Wakil Ketua I Dekranasda, dan perwakilan dari Muslimat NU, GP Ansor, dan elemen masyarakat lainnya.

Pelepasan balon oleh Bupati Haris, didampingi Ketua PC Fatayat NU Sofia dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, menjadi puncak peringatan sekaligus lambang harapan dan optimisme untuk perjalanan Fatayat NU yang lebih unggul di masa mendatang.
“Ini bukan hanya soal menjaga fisik tetap sehat, tapi juga menjaga silaturahmi dan kekompakan anggota Fatayat NU se-Kabupaten Probolinggo,” ujar Bupati Haris di tengah kegiatan.
Bupati Haris juga menjabarkan pentingnya hidup sehat dan aktif, diantaranya dapat menjaga kualitas hidup, melancarkan peredaran darah, dan mendatangkan umur yang lebih panjang.
“Jalan sehat dan senam bukan hanya untuk menjaga fisik, tapi juga untuk menjaga pikiran lebih tenang dan lebih sehat,” katanya.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Fatayat NU terhadap visi pemerintah, khususnya di bidang kesehatan, budaya, dan pemberdayaan perempuan.
“Ini juga menjadi ajakan penting bagi masyarakat, terutama kalangan perempuan, agar lebih peduli terhadap kualitas hidup dan mampu menjaga kebugaran fisik sambil turut melestarikan budaya dan menjaga kekompakan satu sama lain,” ujar Sofi sapaan akrabnya.
Sofi juga menekankan bahwa Fatayat NU, yang saat ini memasuki usia 75 tahun, terus aktif memberikan kontribusi demi kemajuan bangsa dan daerah.
“Jalan sehat dan senam bersama merupakan satu di antara kegiatan yang mampu meningkatkan kesadaran hidup sehat sekaligus menjaga hubungan kekeluargaan dan kerja sama masyarakat luas,” katanya.
Selain menjadi ajang menjaga kebugaran, peringatan Harlah Fatayat NU juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan silaturahmi dan kerja sama anggota Fatayat NU dan masyarakat.
“Ini saatnya bergotong royong dan melangkah bersama demi visi yang lebih besar dan mulia bagi bangsa dan daerah,” imbuhnya.













