Menu

Mode Gelap
May Day di Kabupaten Probolinggo Penuh Kebersamaan, Buruh Sampaikan Delapan Tuntutan Skandal ASN–PPPK di Probolinggo Meledak, Digerebek Suami di Mal hingga Berujung Adu Fisik Harga Daging Ayam di Probolinggo Melonjak, Warga Kurangi Pembelian Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS app for users from Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment

Nasional

Pilpres 2024, Ini Perintah PDI-P Terhadap SBY

badge-check


					Susilo Bambang Yudoyono saat mengisi Sambutan. (Foto: ig @sb.yudhoyono) Perbesar

Susilo Bambang Yudoyono saat mengisi Sambutan. (Foto: ig @sb.yudhoyono)

SUARARAKYATINDO.COM- Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyoroti Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) Pramono Anung yang pernah meminta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap netral dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

Hal tersebut di tanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Umar Hasibuan menegaskan bahwa seharusnya pernyataan itu ditujukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Umar Hasibuan juga menyinggung jika pada SBY memihak ke Prabowo Subianto, Jokowi tak mungkin jadi presiden dua periode.

“Mustinya anda sampaikan itu ke presiden jokowi supaya netral. Kalau SBY mau waktu beliau presiden memihak prabowo mungkin jokowi gak akan jadi presiden tapi beliau netral. SBY itu negarawan ulung,” ujar Umar Hasibuan dikutip WE NewsWorthy dari akun Twitter pribadi miliknya, Rabu (26/4/2023).

Sementara itu, Pranowo yang juga Wakil Ketua DPR mengatakan Presiden bertugas sebagai kepala negara dan pemerintahan, sehingga menjaga keamanan bangsa serta negara. Karena itu dia menilai pelaksanaan Pilpres 2014 menjadi pertaruhan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk bisa tercapai keamanan dan kenyamanan.

“Kita punya pengalaman Pemilu Presiden secara langsung di 2004 dan 2009 yang semuanya berjalan baik,” ujarnya.

Saat itu, ia pun menegaskan bahwa SBY harus bertindak adil dan netral dalam Pilpres 2014 meskipun partainya (Partai Demokrat) memberi dukungan pada salah satu pasangan capres-cawapres.

Selain itu menurut dia, SBY harus memastikan netralitas TNI dan Polri dalam Pilpres karena netralitas tidak bisa ditawar.

“Netralitas TNI dan Polri adalah harga mari. Ketika TNI dan Polri ‘main-main’ dengan netralitas maka rusak demokrasi Indonesia,” tegasnya.

Menurut dia, apabila ada anggota TNI dan Polri yang terlibat politik praktis maka atasannya harus memberikan sanksi tegas. Dalam hal tersebut menurut dia, Presiden pun harus tegas, jangan seolah-olah tidak terjadi sesuatu.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

27 April 2026 - 12:48 WIB

invitation-boxes-with-logo-2 (1)

Koridor Hijau Desa Mulai Dibangun di Grobogan, IPDA Jadi Inisiator Utama

22 April 2026 - 17:38 WIB

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

13 Maret 2026 - 13:56 WIB

Trending di Nasional
error: