Menu

Mode Gelap
Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo Pemkot Probolinggo Gelar GPM di KOPI SIAGA, Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok Investing in Gold Coin IRAs: A Safe Path To Wealth Preservation Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS setup for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Best Gold IRA Companies of 2020 Understanding 401k Rollover Gold: A Secure Investment For Retirement

Daerah

Tawuran Antar Kedua Kelompok di Jalan Tamsis Yogya, Polda DIY: Masyarakat Jangan Kepancing Berbuat Keributan

badge-check


					Ilustrasi kericuhan antar kedua kelompok di Tamansiswa Yogyakarta Perbesar

Ilustrasi kericuhan antar kedua kelompok di Tamansiswa Yogyakarta

SUARARAKYATINDO.COM – Yogyakarta, Bentrokan antara dua kelompok terjadi di Jalan Tamansiswa, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (4/6/2023).

Usai kericuhan mereda, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) DIY Irjen Suwondo Nainggolan menghimbau kepada masyarakat agar tak terpancing isu-isu atau ajakan untuk kembali melakukan keributan.

Selepas bisa mengendalikan situasi, Polda DIY langsung melakukan penjagaan dan patroli untuk memastikan tidak ada lagi yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kericuhan antara Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan suporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti, pecah di Jalan Tamansiswa, Kota Yogyakarta. Kejadian tersebut akhirnya berhasil dikendalikan oleh aparat

Pasca-bentrokan, Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan mengimbau kepada warga supaya tak terpancing isu-isu atau ajakan untuk kembali melakukan keributan.

“Jangan terpancing isu atau ajakan melakukan kegiatan yang bisa akibatkan kriminal,” ujarnya.

Selain itu, Suwondo menuturkan, meski situasi berhasil dikendalikan, pihaknya tetap melakukan patroli untuk memastikan tidak ada orang yang berbuat kerusuhan lagi.

Akibat dari tawuran antar kedua kelompok itu, dari informasi yang dihimpun, Polda DIY memulangkan 352 orang yang terlibat tawuran di Jalan Taman Siswa (Tamsis), Yogyakarta. Raturan orang itu berasal dari kelompok Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

“Jadi semuanya sudah dikembalikan ke tempat asal,” kata Kasubbid Penmas Polda DIY AKBP Verena SW, Senin (5/6/2023).

Polisi mengawal rombongan PSHT yang berasal dari luar DIY. Mereka mengawal hingga masuk ke daerah asal masing-masing anggota PSHT.

“Untuk yang Solo Raya dan juga wilayah Magelang itu dikawal menggunakan kendaraan lalu lintas, baik itu mereka ada yang dibawa menggunakan truknya Polda maupun yang mereka naik kendaraan bermotor dikawal sampai tujuan,” terangnya.

Sementara itu, anggota PSHT dari Yogyakarta dijemput pimpinan PSHT tiap wilayah dan Polres setempat.

“Kemudian untuk yang wilayah Yogya, dia dijemput dari Polres dan juga ketua PH (PSHT) masing-masing wilayah,” bebernya.

Polda DIY menegaskan tetap menyelidiki kasus tawuran tersebut meski rombongan PSHT telah dipulangkan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: