Apa Saja Persiapan Menyambut Kehadiran Bulan Suci Ramadhan? Yuk Simak Bersama

Ilustrasi Ramadhan. Foto. Istock

SUARARAKYATINDO.COM – Bulan suci Ramadhan tahun ini tinggal menghitung hari. Artinya bulan Syaban akan segera berakhir dan akan diganti dengan bulan penuh berkah dan ampunan.

Bulan Suci Ramadhan adalah bulan yang paling dinantikan oleh umat Islam. Karena pada bulan ini tersimpan pahala besar dan banyak sekali kebaikan tersimpan di dalamnya. Pada bulan Ramadhan, ada malam lailatul qadar yang jauh lebih baik dari seribu bulan.

Karena begitu besarnya kebaikan yang tersimpan pada bulan Ramadhan, maka penting sekali kita umat Islam untuk mempersiapkan diri guna menyambut kehadiran bulan Ramadhan.

Karena ketika bulan Ramadhan tahun ini terlewatkan begitu saja, kita harus menunggu pada tahun depan lagi. Namun persoalannya, belum tentu usia kita sampai di tahun depan mengingat kematian bisa datang setiap saat tanpa pernah memandang usia.

Berikut sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk menyambut kehadiran bulan Ramadhan:

1. Qadha Puasa yang Ditinggalkan di Bulan Ramadhan Sebelumnya

Ada kalanya kita lalai atau tidak berpuasa dengan alasan yang dapat dibenarkan oleh Islam pada bulan Ramadhan tahun lalu.

Oleh sebab itu, bagi yang sempat bolong puasanya di tahun lalu, harus segera mengganti atau qadha puasa yang ditinggalkan sebelum masuk bulan Ramadhan tahun ini.

2. Mempersiapkan Mental Spiritual

Mempersiapkan mental dan spiritual dalam menghadapi bulan Ramadhan tentu sangat diperlukan. Salah satu caranya dengan mulai membiasakan diri melaksanakan puasa sunnah di bulan Syaban.

Selain itu, dapat memperbanyak berdzikir, bershalawat, membaca Alquran, mengerjakan salat 5 waktu tepat waktu, membiasakan diri melaksanakan salat sunnah, dan sejumlah amalan kebaikan lainnya.

Persiapan ini penting agar ketika memasuki bulan Ramadhan kita sudah terbiasa melaksanakan sejumlah ibadah.

3. Meninggalkan Maksiat

Selain mulai meningkatkan ibadah sebelum memasuki bulan Ramadhan, yang juga tidak kalah pentingnya adalah mengerem diri dari melakukan perbuatan maksiat.

Misalnya berusaha menjaga pandangan tidak lagi jelalatan melihat lawan jenis atau hal maksiat yang lainnya.

4. Hati Harus Merasa Senang Bulan Ramadan Segera Tiba

Di dalam hati, kita harus mengkondisikan supaya hati kita merasa senang akan segera datang bulan agung yang lebih baik dari seribu bulan.

Apabila kita kedatangan presiden atau pejabat saja senang, seharusnya kita lebih senang lagi dengan datangnya bulan Ramadhan mengingat bulan ini jauh lebih besar dan agung dibandingkan dengan pejabat.

Selain itu, bisa memperbanyak doa untuk menyambut bulan sucin Ramadhan. Berikut doanya:

أللهمَّ سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

“Allahumma salimnî li ramadlâna wa sallim ramadlâna lî wa tasallamhu minnî mutaqabbalan”

Artinya:

Ya Allah, sampaikan aku (dengan selamat) pada (bulan) Ramadan. Sampaikanlah Ramadan kepadaku (juga) dan terimalah (amal-amal) aku (di bulan) Ramadhan.

Tinggalkan Balasan