Menu

Mode Gelap
May Day di Kabupaten Probolinggo Penuh Kebersamaan, Buruh Sampaikan Delapan Tuntutan Skandal ASN–PPPK di Probolinggo Meledak, Digerebek Suami di Mal hingga Berujung Adu Fisik Harga Daging Ayam di Probolinggo Melonjak, Warga Kurangi Pembelian Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS app for users from Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment

Daerah

Atlet Asal Bondowoso Jawa Timur Melayang, Tinju Porprov Jatim VIII Diberhentikan

badge-check


					Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, M Nabil. (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, M Nabil. (Foto: Istimewa)

SUARARAKYATINDO.COM – Pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) tinju di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VIII diberhentikan. Keputusan tersebut diambil usai terjadi insiden meninggalnya petinju muda asal Bondowoso, Farhat Mika Rahel Riyanto (15).

“Pertandingan cabor tinju yang digelar di Jombang kami hentikan. Tidak ada kelanjutannya,” ujar Ketua KONI Jatim, M Nabil.

Keputusan untuk memberhentikan pertandingan tinju tersebut diambil setelah KONI Jatim berkoordinasi dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Melalui pesan yang disampaikan Gubernur Jatim itu, pertandingan Cabor tinju Porprov Jatim VIII/2023 diminta untuk dihentikan.

“Ibu Gubernur dan seluruh pengurus KONI Jatim menyampaikan duka cita. Semoga almarhum diterima di tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan,” kata Nabil.

Berdasarkan konfirmasi yang diterima dari delegasi teknik (technical delegation) pertandingan tinju Porprov Jatim VIII/2023, Nabil mengungkapkan bahwa semua prosedur dan tahapan pertandingan sudah dipenuhi.

“Artinya, tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penyelenggara sebelum maupun saat pertandingan,” ucap Nabil.

Terkait kronologis kejadian, kata dia, atlet tersebut tiba-tiba pingsan saat menjalani pertandingan melawan Kabupaten Blitar di babak delapan besar.

Saat pertandingan yang cukup ketat di ronde pertama dan kedua, Farhat sebenarnya unggul dari segi nilai. Namun, di ronde ketiga Farhat tiba-tiba pingsan.

Dari itu, sambungnya, kemudian tim medis di lapangan langsung melakukan penanganan di tempat dengan memberikan bantuan pernapasan bantuan dari tabung oksigen yang sudah disiapkan panitia.

Tapi karena kondisinya tak juga pulih, tim medis memutuskan untuk melarikan Farhat ke RSUD Jombang. Sehingga, Tim dokter RS Jombang pun melakukan CT Scan. Hasilnya, ditemukan pendarahan di otak sang petinju.

Dari situ, atlet tersebut dirawat di ruang ICU namun sampai pukul 02.30 WIB, kesadaran sang petinju belum juga pulih. Setelah ditunggu dua jam, akhirnya atlet tersebut dinyatakan meninggal dunia.

“Tahapan standar keamanan, kesehatan, pertandingan sudah dipenuhi prosedurnya, termasuk kelayakan bertanding dilakukan. Mulai pemeriksaan kesehatan fisik dan catatan pertandingan sebelumnya sudah dicek. Timbang badan tidak akan dilakukan jika pemeriksaan kesehatannya tidak bagus. Sehingga pertandingan secara otomatis tidak bisa digelar kalau kondisi kesehatannya tidak baik,” imbuh Nabil.

Sementara Bidang Hukum KONI Jawa Timur, Mustofa Abidin mengatakan, dari keterangan yang sudah dikumpulkan dari sejumlah pihak, termasuk panitia penyelenggara pertandingan tinju Porprov Jatim VIII/2023, pertandingan berjalan sudah sesuai ketentuan.

“Tidak ada aturan yang dilanggar, baik aturan pertandingan maupun aturan alat-alat kelengkapan pertandingan, dukungan medis juga siap. Penanganannya langsung, ada tenaga medis di sana, setelah itu diantarkan ke rumah sakit, dan sesampainya di sana, atlet tersebut langsung ditangani secara intensif sesuai dengan rilis yang diberikan pihak rumah sakit,” terang Mustofa.

Menurut Mustofa, pertandingan tersebut digelar sesuai dengan ketentuan baik dari sisi penyelenggaraan dan jaminan keamanan dan keselamatan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, lanjut Mustofa, PB Porprov bersama sejumlah pengurus KONI Jatim melakukan takziah ke rumah duka di Bondowoso. Takziah dipimpin langsung Ketua PB Porprov Jatim VIII/2023, Ali Affandi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: