Menu

Mode Gelap
Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information Discover Mostbet AZ: Opening an Account, Login, Bonus for Mobile Application, and Casino with Substantial Deposits, Payment Solutions, and Protected Full-Site Support Mostbet uz — download apk and skachat yuklab Android/IOS installer app for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online BCHGANG – Bitcoin Cash Link Directory The Rise of Private Jet Rental Companies: A Brand new Era In Luxurious Travel Comprehensive Overview of Teen Patti Master and Its Features

Daerah

Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kota Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir

badge-check


					Belum Seumur Jagung Alun-alun Kota Probolinggo Banjir Perbesar

Belum Seumur Jagung Alun-alun Kota Probolinggo Banjir

SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO — Harapan warga menikmati wajah baru Alun-Alun Kota Probolinggo justru berubah menjadi kekecewaan. Ruang terbuka hijau yang baru diresmikan dan menelan anggaran sekitar Rp4 miliar itu langsung menuai kritik setelah tergenang air setiap kali hujan turun.

Pada Minggu (11/1/2026), hujan yang mengguyur kota membuat sejumlah titik di kawasan alun-alun terendam air hingga setinggi lutut orang dewasa. Kondisi ini sontak viral setelah warga mengunggah foto dan video genangan ke media sosial.

Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan paling parah terjadi di sisi utara alun-alun, tepat di depan Stasiun Kereta Api Probolinggo, serta di sisi timur yang berbatasan langsung dengan Perpustakaan Kota. Air yang menggenang membuat aktivitas pejalan kaki terganggu, jalur pedestrian tak bisa difungsikan, dan arus lalu lintas di sekitar kawasan melambat.

“Kalau hujan, utara alun-alun selalu banjir, depan stasiun. Timur alun-alun lebih parah, depan perpustakaan,” tulis seorang warga dalam unggahan yang kini ramai dibagikan.
Fenomena ini memantik kritik publik. Proyek revitalisasi yang digadang-gadang meningkatkan kualitas ruang publik justru memperlihatkan persoalan klasik perkotaan yang belum teratasi, yakni buruknya sistem drainase.

Ferdi (38), salah seorang pengunjung, menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, alun-alun baru seharusnya mampu menjawab persoalan mendasar tata kota.
“Ini baru, tapi hujan sedikit saja sudah seperti kolam. Bukan kawasan lama yang infrastrukturnya sudah tua,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Probolinggo belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab genangan maupun langkah konkret yang akan ditempuh. Absennya respons pemerintah justru memperkuat spekulasi dan memperdalam kekecewaan masyarakat.

Pengamat tata kota, Feri Syafrudin, menilai banjir di kawasan alun-alun bukan sekadar dampak hujan musiman. Ia melihat adanya indikasi masalah serius pada tahap perencanaan dan pelaksanaan proyek.

“Kapasitas drainase yang tidak memadai, kesalahan perhitungan kontur tanah, hingga hilangnya daerah resapan tanpa solusi pengganti yang efektif, semuanya berkontribusi pada genangan ini,” jelasnya.

Menurut Feri, alun-alun semestinya menjadi etalase wajah kota. “Ruang publik utama harus mencerminkan kualitas perencanaan dan profesionalisme pembangunan, bukan malah menunjukkan kelemahan teknis,” tegasnya.

Ia pun mendesak Pemkot Probolinggo segera mengambil langkah nyata. Audit teknis secara terbuka dan perbaikan menyeluruh sistem drainase dinilai mendesak agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Jika dibiarkan, alun-alun yang seharusnya menjadi kebanggaan justru akan dikenang sebagai simbol pemborosan anggaran dan kegagalan tata kelola perkotaan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

16 April 2026 - 18:32 WIB

DLH Kota Probolinggo Awasi Pemulihan Tumpahan Oli di Saluran Menuju DAM Amsterdam

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

16 April 2026 - 18:24 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kualitas Raperda Berbasis Aspirasi Publik

Skandal Beras ‘Disunat’ di Probolinggo! SPHP 5 Kg Disulap Jadi 4,9 Kg, Konsumen Jadi Korban

16 April 2026 - 18:17 WIB

Skandal Beras ‘Disunat’ di Probolinggo! SPHP 5 Kg Disulap Jadi 4,9 Kg, Konsumen Jadi Korban

Polres Probolinggo Perangi Begal dan Debt Collector Ilegal, Dua Saudara Ditangkap

16 April 2026 - 18:13 WIB

Polres Probolinggo Perangi Begal dan Debt Collector Ilegal, Dua Saudara Ditangkap

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan

15 April 2026 - 18:00 WIB

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan
Trending di Daerah
error: