Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Kolom

Cak Imin dan Taubat Ekologis

×

Cak Imin dan Taubat Ekologis

Sebarkan artikel ini
Cak Imin dan Taubat Ekologis
Muhaimin Iskandar saat mengisi Sambutan. (Foto: ig @cakiminow)

Oleh ; Atiqurrahman

Dalam debat cawapres kemaren Cak Imin tampil lebih santai, tenang dan percaya diri. Argumentasinya pun masih tetap sama dan konsisten seperti sebelumnya. Berangkat dari sebuah kritik soal kondisi bangsa hari ini yang sedang tidak baik-baik saja.

Advertisement
Scroll kebawah untuk membaca

Cak Imin memulainya dengan menjelaskan beberapa fakta terutama mengenai kondisi hidup para petani gurem di Indonesia yang masih berada dalam garis kemiskinan.

Menurutnya, salah satu sebabnya adalah terpusatnya penguasaan tanah pada segelintir orang. Bayangkan petani gurem yang jumlahnya 3 juta orang itu, hanya memiliki tanah kurang lebih setengah hektar.

Sedangkan para elit politik seperti Prabowo Subianto memiliki tanah negara (HGU) seluas 500 ribu hektar yang tersebar di Kalimantan dan Aceh.

Dan anehnya, negara–tepatnya rezim saat ini membiarkan semua itu terjadi. Agenda reforma agraria atau redistribusi tanah tak lebih hanya sekadar utopia belaka. Tanpa didasari dengan kemauan politik yang kuat dari negara.

Karena itu, Cak Imin menginginkan agenda reforma agraria ini perlu segera dijalankan oleh negara. Sebagai salah satu solusi untuk mengurangi ketimpangan tanah bagi para petani, dan sekaligus kedepannya Indonesia bisa swasembada pangan, dan tidak lagi mengimpor pangan dari negara lain.

Example 120x600