Menu

Mode Gelap
May Day di Kabupaten Probolinggo Penuh Kebersamaan, Buruh Sampaikan Delapan Tuntutan Skandal ASN–PPPK di Probolinggo Meledak, Digerebek Suami di Mal hingga Berujung Adu Fisik Harga Daging Ayam di Probolinggo Melonjak, Warga Kurangi Pembelian Khofifah Siap Temui Buruh di May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS app for users from Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment

Daerah

Candi Prambanan Yogyakarta Memiliki Keajaiban Arsitektur Kuno, Begini Sejarah dan Latar Belakangnya

badge-check


					Candi Prambanan Yogyakarta Perbesar

Candi Prambanan Yogyakarta

Suararakyatindo.com – Yogyakarta, Candi Prambanan dikenal sebagai Candi Roro Jonggrang. Candi Roro Jonggrang sendiri yakni kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang terletak di Yogyakarta.

Candi Prambanan ini dibangun pada abad ke-9 oleh Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya, candi ini didedikasikan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu, Brahma (dewa pencipta), Wisnu (dewa pemelihara), dan Siwa (dewa penghancur).

Seperti yang dilansir dari berbagai sumber, ini Sejarah dan Latar Belakang singkat Candi Prambanan

Candi Prambanan pertama kali dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan, dan kemudian diperluas oleh Raja Lokapala dan Balitung Maha Sambu dari Dinasti Mataram.

Kompleks ini dirancang untuk menunjukkan kebesaran Hindu sebagai penyeimbang dari Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha terbesar di dunia.

Selama berabad-abad, candi ini sempat terbengkalai dan tertimbun oleh abu vulkanik dari letusan Gunung Merapi, hingga ditemukan kembali oleh pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-19.

Arsitektur dan Tata Letak

Candi Prambanan memiliki tata letak yang sangat simetris dan rapi, dengan candi utama yang menjulang setinggi 47 meter di pusat kompleks. Kompleks ini terdiri dari tiga zona utama:

1. Zona Bhurloka (Dunia Bawah):

agian ini melambangkan dunia manusia yang penuh dengan hawa nafsu dan kekotoran. Zona ini terdiri dari halaman luar yang dikelilingi oleh dinding yang kini sebagian besar sudah runtuh.

2. Zona Bhuvarloka (Dunia Tengah):

Melambangkan tempat pertapaan dan upaya penyucian diri. Di zona ini terdapat halaman tengah dengan 224 candi perwara (candi kecil) yang tersusun dalam empat baris konsentris.

3. Zona Svarloka (Dunia Atas):

Melambangkan dunia para dewa dan kebahagiaan abadi. Di sini terdapat halaman dalam yang berisi tiga candi utama: Candi Siwa, Candi Brahma, dan Candi Wisnu, serta beberapa candi pendamping seperti Candi Nandi, Candi Garuda, dan Candi Angsa.

Relief dan Seni Pahat

Salah satu keunggulan dari Candi Prambanan adalah reliefnya yang indah dan detail. Relief-relief tersebut menceritakan kisah Ramayana dan Bhagavata Purana, serta berbagai cerita mitologi Hindu lainnya.

Relief ini tidak hanya menggambarkan adegan-adegan dramatik, tetapi juga menampilkan kehidupan sehari-hari masyarakat pada masa itu.

Pemugaran dan Konservasi

Sejak ditemukan kembali, Candi Prambanan telah mengalami beberapa kali pemugaran untuk mengembalikan kemegahannya.

Pada tahun 1991, kompleks candi ini diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Meski demikian, candi ini masih menghadapi ancaman dari gempa bumi dan letusan Gunung Merapi.

Upaya konservasi terus dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan berbagai organisasi internasional untuk memastikan kelestarian candi ini.

Wisata dan Budaya

Disisi lain, Candi Prambanan merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di Yogyakarta dan sering menjadi lokasi berbagai acara budaya, termasuk sendratari Ramayana yang terkenal.

Pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur candi, mengagumi relief-relief yang menakjubkan, serta belajar tentang sejarah dan budaya Hindu di Indonesia.

Sebagai informasi, Candi Prambanan adalah simbol kebesaran budaya dan spiritualitas Hindu di Indonesia. Dengan arsitektur megah dan sejarah yang kaya, candi ini tidak hanya menjadi warisan budaya yang berharga bagi bangsa Indonesia, tetapi juga daya tarik wisata yang mempesona bagi wisatawan dari seluruh dunia.

Mengunjungi Candi Prambanan adalah perjalanan melintasi waktu yang membawa kita lebih dekat pada kebijaksanaan dan keindahan peradaban kuno.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: