Menu

Mode Gelap
Roma Sondhuk Gelar Pameran Pusaka Nusantara, Angkat Spirit Pelestarian Budaya Lewat Ngaji Budaya Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Rayakan Harlah ke-27, Optimistis PKB Raih 14 Kursi di 2029 Tegaskan Peran Pemuda Politik, Garda Bangsa Probolinggo Bidik 14 Kursi DPRD Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Peringati Harlah ke-27, Teguhkan Spirit Kemenangan 2029 Video MBG Diduga Berulat, Dapur SPPG Tongas Kulon Beri Klarifikasi Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

Nasional

Faisol Riza Jelaskan Inpres Nomor 1 Tahun 2025, Simak Keterangannya

badge-check


					Faisol Riza saat mengisi sambutan. (Mas Faisolriza) Perbesar

Faisol Riza saat mengisi sambutan. (Mas Faisolriza)

 

SUARARAKYATINDO.COM,- Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza memberikan penjelaskan soal Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 soal efisiensi anggaran melalui akun instagram @masfaisolriza yang diunggah malam ini.

“Ada yang bertanya kepada saya kenapa Presiden menerbitkan Instruksi Presiden No 1 Tahun 2025 yang isinya pemerintah harus melakukan efisiensi anggaran,” kata Faisol Riza, Senin (24/2/2025).

Menurutnya, kebijakan ini harus memastikan bahwa alokasi dana benar-benar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Apakah uangnya tidak ada? Saya ingin luruskan bahwa negara kita ini kaya raya. Kalau masih banyak rakyat yang miskin bertahun-tahun, berarti ada masalah. Mungkin sebagian dana digunakan untuk program pemerintah, tapi tidak tepat sasaran,” ujar Faisol Riza.

Ia menekankan bahwa fungsi utama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dikembalikan ke tujuan sejatinya, yakni belanja langsung untuk kebutuhan masyarakat, seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan.

Faisol Riza juga menyoroti program pemerintah dalam memastikan pangan berkualitas. “Sebelumnya, anggaran negara sudah digunakan untuk mengendalikan inflasi. Hari ini, Presiden tidak hanya mempertahankan kebijakan tersebut, tetapi juga meningkatkan kualitas pangan dengan memastikan makanan bergizi gratis (MBG),” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung masalah perumahan rakyat yang selama ini kurang mendapat perhatian. “Bertahun-tahun, bantuan perumahan hanya menyentuh angka 100-200 ribu unit. Hari ini, Presiden menargetkan 3 juta rumah untuk rakyat,” tegasnya.

Di sektor pendidikan, Faisol Riza menyoroti kondisi sekolah yang masih banyak mengalami kerusakan. Ia menjelaskan anggaran APBN yang selama ini digunakan untuk seminar, diskusi dan perjalanan dinas yang tidak perlu itu dikurangi, sementara banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan.

“Bukan berarti diskusi atau seminar itu tidak penting, tapi yang mendesak saat ini adalah memperbaiki gedung sekolah agar generasi mendatang mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai, masak yang begini kita harus protes tentu kan untuk generasi muda” katanya.

Menurutnya jangan dibiarkan dana yang sudah dialokasikan untuk kegiatan itu kembali diulang seperti tahun-tahun sebelumnya. “Dana pendidikan dan dana kesehatan sama sekali tidak dikurangi,” pungkas Faisol Riza.

Dengan adanya efisiensi anggaran ini, Faisol Riza berharap seluruh dana yang diselamatkan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kita harus bangga! Dana efisiensi ini digunakan untuk meningkatkan kualitas pangan, pendidikan, dan perumahan rakyat,”pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

13 Maret 2026 - 13:56 WIB

BGN Hentikan Ratusan Unit SPPG di Jawa Timur, Ini Alasannya

12 Maret 2026 - 13:31 WIB

Pemohon Uji Materi: Anggaran Pendidikan 2026 Jangan Sekadar Naik Angka, Substansinya Tergerus

20 Februari 2026 - 21:53 WIB

Emak-emak Datangi Rumah Koordinator Investasi di Pakuniran, Polisi Amankan Tiga Orang

10 Februari 2026 - 18:21 WIB

Emak-emak Datangi Rumah Koordinator Investasi di Pakuniran, Polisi Amankan Tiga Orang
Trending di Nasional
error: