Menu

Mode Gelap
Modafinil Buy Online USA: A Case Examine on Accessibility, Usage, And Implications Understanding 401k Rollover To Gold IRA: A Comprehensive Information Wabup Fahmi AHZ Lepas 752 CJH Kloter 1 dan 2, Total Jamaah Probolinggo Capai 1.204 Orang Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents

News

Heboh Pengajian Gus Iqdam Dibuka Musik DJ, MUI Jatim Beri Tanggapan

badge-check


					Pengajian Akbar Gus Iqdam di Pacitan/Tangkaplayar Perbesar

Pengajian Akbar Gus Iqdam di Pacitan/Tangkaplayar

SUARARAKYATINDO.COM – Sebuah pengajian yang dipimpin oleh Muhammad Iqdam Kholid, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Iqdam, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Pengajian tersebut viral karena dibuka dengan musik DJ, sehingga menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Merespons hal ini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Mutawakkil ‘Alallah, turut memberikan tanggapannya. Ia mengaku telah melihat video yang beredar, meski belum mengetahui secara pasti kronologi kejadiannya.

“Saya sudah melihat videonya, tetapi tidak tahu langsung kejadiannya. Terkait ini ada beberapa kemungkinan, bisa jadi Gus Iqdamnya tidak tahu menahu terkait acara pembukaan dengan musik tersebut, atau mungkin hanya panitia acara yang tahu, atau mungkin juga atas sepengetahuan Gus Iqdam,” ujar Kiai Mutawakkil, Minggu (23/2/2025).

Lebih lanjut, Kiai Mutawakkil menilai bahwa penggunaan musik DJ dalam sebuah pengajian tidaklah pantas.

Meskipun tidak masuk dalam kategori haram, hal tersebut dianggap kurang sesuai dengan nilai-nilai keagamaan dan tradisi yang berlaku di masyarakat.

“Memang dari aspek agama tidak masuk kategori haram, hanya saja tidak wajar, tidak pantas, apalagi jika tujuannya hanya untuk meramaikan suasana,” tegasnya.

MUI Jatim juga mengimbau seluruh majelis pengajian agar lebih memperhatikan norma dan adab sesuai dengan syariat Islam.

Ia menekankan pentingnya menyusun acara pengajian dengan baik dan santun, sesuai dengan budaya umat Islam di Indonesia.

“Ini sekaligus harus menjadi perhatian bagi seluruh panitia Majelis Ta’lim untuk menyusun acara dengan baik dan santun sesuai syariat agama dan budaya umat Islam Indonesia,” tandasnya.

Kontroversi ini pun terus menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial. Sebagian warganet mendukung metode pendekatan yang lebih modern dalam berdakwah, sementara yang lain menganggap hal tersebut kurang pantas untuk sebuah pengajian.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Gus Iqdam terkait polemik ini.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Usai Difitnah, Sekjen Organisasi Mahasiswa Laporkan Pelaku ke Polres Metro Jakarta Selatan

29 Januari 2026 - 22:52 WIB

Ormas Lakukan Tindakan Premanisme, ALMA Desak Polisi Usut Pengusiran Nenek di Surabaya

24 Desember 2025 - 23:36 WIB

Temui Puan Maharani, Aspirasi Kiai Kampung Dijanjikan Masuk Agenda Transformasi DPR

5 September 2025 - 17:13 WIB

Gelombang Protes Kasus Affan Kurniawan Meluas, Ribuan Massa Bakar Fasilitas di Polda DIY

29 Agustus 2025 - 22:56 WIB

Trending di News
error: