Menu

Mode Gelap
One of the Best Places to Buy Gold And Silver Online Investing in Treasured Metals Via IRAs: A Complete Case Research Comparative Research Of Gold IRA Companies: A Complete Analysis Exploring Sugar Daddy Websites In Spain: A Complete Study Enam Pejabat Pemkab Probolinggo Dilantik, Bupati Haris Tekankan Integritas dan Kinerja DPRD Kota Probolinggo Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Dampak Nyata Pembangunan

Daerah

Ketua Garda Bangsa Probolinggo Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Mahasiswi UMM di Pasuruan

badge-check


					Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, Mohammad Badrul Kamal. (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, Mohammad Badrul Kamal. (Foto: Istimewa)

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Penemuan jasad seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di pinggir Jalan Raya Purwosari–Pasuruan, tepatnya di depan PT Satoria, Dusun Kauman, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa pagi (16/12/2025), menyita perhatian publik dan memicu beragam spekulasi.

Korban diketahui bernama Faradila Amalia Najwa (21), warga Dusun Taman, Kelurahan Tiris, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Saat ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB, korban tergeletak tak bernyawa di tepi jalan dalam kondisi mengenakan jaket hitam, celana jeans biru, serta helm warna pink yang masih terpasang di kepala.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga setempat, Rohim (45) dan Suud (55), yang kemudian melaporkannya kepada aparat. Informasi awal diterima Serda Danang, anggota piket Koramil 0819/13 Wonorejo, yang langsung berkoordinasi dengan unsur kepolisian.

Petugas gabungan dari Koramil dan Polsek setempat segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan TKP serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kerumunan warga.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RS Pusdik Brimob Watu Kosek guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Di tengah proses penyelidikan, beredar kabar di masyarakat yang menyebut korban diduga meninggal akibat tindak kekerasan.

Namun hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab kematian dan masih melakukan pendalaman kasus.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo, Mohammad Badrul Kamal, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini secara transparan, profesional, dan tuntas.

“Karena sudah berkembang isu dugaan pembunuhan, kami meminta kepolisian bekerja serius dan terbuka. Jangan sampai muncul informasi liar yang justru menimbulkan keresahan di masyarakat serta melukai perasaan keluarga korban,” tegas Kamal.

Ia menekankan bahwa kejelasan fakta berbasis penyelidikan ilmiah sangat penting demi memastikan keadilan bagi korban. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari aparat berwenang.

“Kami berharap kasus ini segera terungkap secara terang-benderang. Publik berhak mendapatkan kepastian, dan keluarga korban berhak atas kebenaran,” tandasnya.

Kasus penemuan mayat mahasiswi UMM ini kini menjadi perhatian luas, baik di Pasuruan maupun Probolinggo, sembari menunggu hasil resmi penyelidikan kepolisian.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: