Menu

Mode Gelap
Observational Insights into the Market for Gold Bullion: Trends, Preferences, And Investment Methods The Ultimate Information to Purchasing Silver and Gold On-line: Best Locations to Put Money into Valuable Metals Investing in Gold IRA: A Safe Haven for Your Retirement Savings Best Gold IRA Companies: A Complete Guide For Traders Investing in Gold: A Complete Guide To Buying Gold Ounce Online A Comprehensive Guide to Buying Gold In 2023

Berita

Kopda Muslimin Meninggal Karena Keracunan

badge-check


					Jenazah Kopda Muslimin. (Foto; Republika) Perbesar

Jenazah Kopda Muslimin. (Foto; Republika)

SUARARAKYATINDO.COM- Kopda Muslimin meninggal karena dirinya keracunan. Hal itu diketahui karena sudah ada pemeriksaan luar maupun dalam tubuh korban.

Hasil untuk mengetahui bahwa Kopda Muslimin meninggal akibat keracunan itu karena hasil autopsi dan di sesuaikan dengan saksi.

jenazah dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Semarang. Dari situ Kopda Muslimin terbukti bahwa dirinya meninggal akibat keracunan.

Hal itu juga dikatakan oleh Komandan Pomdam (Danpomdam) IV/Diponegoro Kolonel CPM Rinoso Rudi menjelaskan dari hasil autopsi kematian diperkirakan 6-12 jam sebelum pemeriksaan dilakukan pukul 13.30 WIB.

Sebelumnya, hasil autopsi itu sesuai dengan keterangan saksi jenazah ditemukan pukul 07.00 WIB di rumah orang tuanya di Kendal.

“Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan luka akibat kekerasan benda tajam atau benda tumpul,” kata Rinoso di RS Bhayangkara Semarang, Kamis 28/7/2022.

Ia menjelaskan ada tanda-tanda keracunan dari pemeriksaan dalam yang dilakukan dokter dalam autopsi.

“Dari pemeriksaan dalam didapat tanda mati lemas yang diduga oleh karena tanda pada otak atau keracunan,” tegasnya.

Meski demikian perlu ada pemeriksaan penunjang berupa patologi anatomi untuk mengetahui jenis racunnya. Namun proses itu masih butuh waktu 2 sampai 4 minggu.

“Dibutuhkan pemeriksaan penunjang yaitu patologi anatomi, jadi tidak bisa sekarang. Butuh pemeriksaan penunjang patologi anaromi yang butuh waktu 2-4 minggu dan butuh pemeriksaan lab untuk toksikologi untuk membuktikan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kopda Muslimin disebut terlibat penembakan istrinya sendiri, RW (34) yang terjadi hari Senin (18/7) lalu. Dia merupakan otak aksi dan memerintah komplotan untuk menembak istrinya.

Korban selamat setelah ditembak dua kali dan kini dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang. Sedangkan Muslimin kabur dan ditemukan tewas di dalam rumah orang tuanya di Kendal pagi tadi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

31 Maret 2026 - 12:38 WIB

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

20 Maret 2026 - 18:24 WIB

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Satgas MBG Probolinggo Lakukan Evaluasi SPPG Paiton, Soroti Standar Sanitasi dan Temuan Ulat

17 Maret 2026 - 08:26 WIB

Satgas MBG Probolinggo Lakukan Evaluasi SPPG Paiton, Soroti Standar Sanitasi dan Temuan Ulat

Tiga Menguak Jalan Pulang: Pameran Tiga Seniman Muda Probolinggo di Kraksaan

16 Maret 2026 - 16:33 WIB

Pameran seni rupa Tiga Menguak Jalan Pulang karya tiga seniman muda Probolinggo di Bar Kopi Linggo, Kraksaan
Trending di Berita
error: