SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Lomba Gebyar Insan Qur’ani (GIQ) resmi dibuka di Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Ihyaul Islam, Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (28/6/2025).
Acara yang belangsung ini merupakan ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 5 Juz yang diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah se-Kabupaten Probolinggo.
Pembukaan dilakukan langsung oleh Kepala Desa Jatiurip, M. Hendrik, yang menyampaikan pentingnya peran pendidikan Al-Qur’an dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlakul karimah.
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi bentuk nyata pembinaan moral dan spiritual generasi muda. Kami ingin Desa Jatiurip menjadi tempat lahirnya insan-insan Qur’ani yang membanggakan,” ujar Hendrik dalam sambutannya.
Lomba GIQ ini diselenggarakan oleh TPQ Ihyaul Islam dengan dukungan penuh dari masyarakat dan tokoh agama setempat.
Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi anak-anak dalam menampilkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an secara tartil dan mutqin.

Peserta Lomba Gebyar Insan Qur’ani. (Foto: Isimewa)
Ketua panitia GIQ, Moch. Yunus, menyebut bahwa kegiatan ini juga bagian dari ikhtiar menyambut visi Indonesia Emas 2040.
“Perjuangan untuk melestarikan Al-Qur’an adalah tanggung jawab kita bersama. Indonesia ke depan membutuhkan generasi yang bisa menjaga peradaban melalui semangat Qur’ani,” ucapnya.
“Kami berharap dari ajang ini lahir generasi unggul yang tidak hanya fasih membaca, tapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” tambahnya.
Selain sebagai ajang lomba, GIQ juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat keagamaan di kalangan pelajar, orang tua, dan masyarakat umum.
Lomba ini mencakup beberapa cabang, di antaranya hafalan Al-Qur’an 5 juz, tartil.













