Menu

Mode Gelap
Modafinil Buy Online USA: A Case Examine on Accessibility, Usage, And Implications Understanding 401k Rollover To Gold IRA: A Comprehensive Information Wabup Fahmi AHZ Lepas 752 CJH Kloter 1 dan 2, Total Jamaah Probolinggo Capai 1.204 Orang Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents

Daerah

Masyarakat Yang Berada di Aliran Gunung Semeru Agar Berhati-hati, Ini Alasannya

badge-check


					Gunung Semeru yang sudah meluncurkan lahar panas. (Foto; Wikipedia) Perbesar

Gunung Semeru yang sudah meluncurkan lahar panas. (Foto; Wikipedia)

SUARARAKYATINDO.COM- Perlu di himbau bagi Masyarakat sekitar tempat aliran lahar Gunung Semeru agar berhati-hati, sebab sudah terjadi awan panas sudah berguguran.

Masyarakat diimbau tetap waspada menyusul terjadinya luncuran awan panas guguran (APG) pada Rabu (9/11/2022) kemarin. Status Gunung Semeru hingga saat ini masih level III atau siaga.

“Potensi peningkatan aktivitas Gunung Semeru bisa sewaktu-waktu terjadi. Jadi saya imbau untuk masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah tenggara atau tempat aliran lahar semeru, terus melakukan kewaspadaannya,” kata Kepala BPBD Kabupaten Lumajang Patria Dwi Hastiadi, Jumat (11/11/2022).

Gunung Semeru meluncurkan awan panas sejauh 4,5 kilometer ke arah tenggara Besuk Kobokan sekira pukul 15.50-16.40 WIB, Rabu (9/11/2022). APG terjadi dua kali dalam kurun waktu tersebut dengan amplitudo 28-30 mm dengan lama gempa 360-3.255 detik. Selain itu juga terpantau adanya lima kali letusan dengan amplitudo 14-22 mm.

Patria juga mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat diimbau tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Karena potensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Patria juga menegaskan, tidak ada aktivitas dalam radius 5 Km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

“Masyarakat saya imbau waspada akan potensi awan panas guguran, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” jelasnya.

Sementara itu, dari laporan pengamatan visual Pos Pantau Gunung Semeru pada Jumat (11/11/2022/ periode pukul 06.00-12.00 WIB, Gunung Api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: