SUARARAKYATINDO.COM – Reskrim Polrestabes Surabaya berhasil menguak misteri mayat perempuan dalam koper yang ditemukan di Pacet, Mojokerto, pada Rabu (7/6/2023).
Setelah diidentifikasi di RSUD Soetomo pada Rabu malam, ternyata mayat itu bernama Angeline Nathania (AN).
Berdasar informasi yang dihimpun, (AN) berkuliah di Ubaya (Universitas Surabaya). Menurut keterangan dari salah satu pihak di bagian humas.
Ia membenarkan jika AN memang berkuliah di Ubaya. Namun, tambahnya, AN saat ini tidak berstatus sebagai mahasiswa aktif.
”Mohon maaf, kami mencoba kooperatif, namun di sistem kami saat ini memang mahasiswa tersebut statusnya MSS (Mundur Studi Sementara),” kata pihak Ubaya, Kamis (08/06).
Usai ditanya lebih jauh, pihak tersebut memilih untuk bungkam. Pihaknya mengatakan, belum bisa memberikan keterangan karena mengikuti alur dari kepolisian.
”Nanti kalau Polrestabes sudah rilis, Ubaya akan mengikuti,” tutur dia.
AN dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polrestabes Surabaya pada 3 Mei. Polisi lantas bergerak cepat. Setelah melakukan penyelidikan, korban ternyata ditemukan tewas di dalam koper di Pacet, Mojokerto.
”Pelaku guru les (musik) korban,” ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce.
Pasma mengatakan, pelaku pembunuh mahasiswi Surabaya tersebut berinisial R. Polisi menyelidiki aksi R sebagai pelaku setelah petugas melihay dari beberapa aspek. Salah satunya rekaman CCTV dari apartemen korban.
”Saat ini, kami masih dalam penyidikan lebih lanjut. Kami akan paparkan segera hasil penyidikan,” terangnya.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi mengatakan, tubuh korban ditemukan tepat di jurang kawasan Pacet, Mojokerto. Kondisi tubuh korban utuh. Tidak dimutilasi.
”Informasi awal, korban dicekik lalu dimasukkan koper,” ujar Haryoko Widhi.
Motif awal, pelaku merasa sakit hati terhadap ucapan korban. Haryoko menyatakan, pihaknya berjanji dalam waktu dekat memaparkan hasil pemeriksaan R oleh Reskrim Polrestabes Surabaya.













