Menu

Mode Gelap
Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo Pemkot Probolinggo Gelar GPM di KOPI SIAGA, Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok Investing in Gold Coin IRAs: A Safe Path To Wealth Preservation Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS setup for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Best Gold IRA Companies of 2020 Understanding 401k Rollover Gold: A Secure Investment For Retirement

Daerah

Musik Patrol Bergema di Ponpes Genggong, Bupati Probolinggo Gus Haris: Festival MPS Jadi Agenda Tahunan

badge-check


					Bupati Probolinggo, Gus dr. Haris/Suararakyatindo Perbesar

Bupati Probolinggo, Gus dr. Haris/Suararakyatindo

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong kembali menggelar Festival Musik Pengantar Sahur (MPS) dalam rangkaian acara haul Nyai. Hj. Himami Hafsyawati Genggong, yang berlangsung meriah pada Jumat (7/3/2025) malam di Jalan Raya Condong, Kecamatan Pajarakan.

Festival ini menampilkan musik patrol khas Ramadan, dipadukan dengan lantunan selawat serta kreativitas para peserta dalam berbusana.

Meski hujan sempat mengguyur, ribuan penonton tetap antusias memadati lokasi acara.

Banyak yang mengabadikan momen melalui kamera ponsel, terpesona oleh harmoni antara musik tradisional dan nuansa religi yang kental.

Bupati Probolinggo, Gus Moh. Haris Damanhuri, menegaskan bahwa festival ini adalah bagian dari tradisi yang telah berlangsung sejak 2006.

“Festival ini awalnya digelar untuk memperingati haul Nyai Hj. Hamami Hafsawati. Tujuannya adalah agar kita tidak melupakan sejarah dan terus menjaga tradisi musik patrol sebagai bagian dari kekayaan budaya kita,” ujar Gus Haris.

Gus Haris Menambahkan, pesantren dan pemerintah daerah selalu berkolaborasi dalam menggelar acara ini.

Sekarang, Festival Musik Pengantar Sahur kami bangkitkan kembali,” ujarnya.

Menurutnya, musik patrol adalah warisan budaya yang harus terus dijaga.

Selain sebagai hiburan, festival MPS ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah, khususnya bagi generasi muda.

“Festival ini akan kembali menjadi agenda tahunan, dengan piala bergilir yang akan diperebutkan setiap Ramadan,” tuturnya.

Gus Haris juga menekankan bahwa musik patrol harus tetap menggunakan alat tradisional, tanpa soundsystem atau perangkat elektronik yang berlebihan, guna menjaga kenyamanan warga.

“Semoga tahun depan lebih meriah lagi. Kami berharap bisa menggelarnya di Alun-Alun Kota Kraksaan agar lebih banyak masyarakat yang dapat menikmati,” tambahnya.

Ketua Panitia Reno Handoyo menyampaikan bahwa festival tahun ini diikuti oleh 56 peserta, dengan penilaian yang berfokus pada kreativitas dan kekompakan.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan kami berharap tahun depan bisa lebih besar lagi,” pungkasnya.

Dengan suksesnya festival MPS ini, Ponpes Genggong kembali menegaskan perannya dalam melestarikan budaya Islam serta memperkuat kebersamaan umat di bulan suci Ramadan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: