SUARARAKYATINDO.COM, Jakarta – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan usai menggelar pertemuan dengan delapan orang yang disebut sebagai perwakilan pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Minggu (31/8).
Pertemuan yang digelar untuk meredakan keresahan publik di tengah meningkatnya aksi protes mahasiswa dan komunitas ojol itu justru memicu gelombang kritik di media sosial.
Dalam rekaman resmi yang dirilis Sekretariat Wakil Presiden, Gibran tampak duduk melingkar bersama peserta sambil mendengarkan keluhan mengenai pendapatan yang merosot akibat situasi politik dan demonstrasi.
Namun, warganet menilai ada kejanggalan pada sosok-sosok yang hadir. Penampilan mereka dianggap terlalu rapi dan bersih, jauh dari kesan pengemudi ojol yang sehari-hari bekerja di jalan.
Salah satu yang paling banyak disorot adalah seorang peserta yang mengenakan sepatu Nike Air Jordan berwarna merah, yang harganya mencapai jutaan rupiah.
“Kalau benar ojol asli, mana mungkin sebersih itu. Apalagi pakai Air Jordan,” tulis seorang netizen di platform X.
Kecurigaan pun mencuat. Sebagian pengguna media sosial menduga bahwa peserta bukanlah driver ojol aktif, melainkan bazzer politik atau bahkan aparat intelijen. Obrolan di grup Facebook komunitas ojol ikut ramai membahas kejanggalan ini.
Alih-alih dianggap sebagai forum aspirasi, pertemuan tersebut dinilai sebagai panggung pencitraan politik. Kritik semakin tajam karena Gibran dinilai kerap tampil dengan manuver simbolik tanpa didampingi Presiden Prabowo Subianto













