Menu

Mode Gelap
Heart Health Program: Discover Ways to Reverse Heart Disease & Problems Naturally Post By @mindbodybydoc · 1 Video Paito Broto4D sebagai Media Visual untuk Membaca Pola Angka Secara Akurat Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS

Berita

PDAM Mandek, Warga Probolinggo Rela Tinggalkan Pekerjaan Demi Cari Air Bersih

badge-check


					Contoh pompa air bersih untuk di konsumsi untuk masyarakat Perbesar

Contoh pompa air bersih untuk di konsumsi untuk masyarakat

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Sejumlah desa di Kecamatan Tiris dan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, dilanda krisis air bersih hampir sebulan terakhir. Pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak mengalir ke rumah warga, sehingga masyarakat terpaksa mencari sumber alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Air yang merupakan kebutuhan pokok kini menjadi barang langka. Warga harus membeli air galon, mengambil air dari sungai, atau mendatangi desa lain yang masih memiliki mata air.

Pemerintah desa mengantisipasi dampak sosial dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo. BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah dusun terdampak.

“Dropping air bersih memang belum mencukupi, tetapi setidaknya bisa sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Bendahara Desa Rejing, Rusdianto, Senin (29/9/2025).

Ishaq, warga Desa Rejing, mengaku kecewa karena penanganan dinilai lamban. “Pemeliharaan yang kurang sigap membuat kondisi ini makin panjang. Kami harus mencari air bersih ke dusun lain. Bantuan memang ada, tapi tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari,” katanya, Minggu (28/9/2025).

Krisis serupa juga dirasakan warga Desa Pedagangan dan Pesawahan di Kecamatan Tiris, serta Desa Liprak Kidul, Liprak Wetan, dan Gunung Geni di Kecamatan Banyuanyar.

Riska, warga Desa Liprak Kidul, mengungkapkan keluarganya kelelahan karena setiap hari harus mengambil air bersih. “Bapak saya sering mengeluh karena harus meninggalkan pekerjaan lain hanya untuk mengambil air,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Wahyudi, warga Desa Liprak Wetan. Ia mengaku terpaksa menghemat air bersih. “Setiap hari harus mengambil air bersih dari sumber mata air terdekat. Melelahkan, sehingga mengurangi waktu untuk beraktivitas lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Pelanggan PDAM Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo, Yudi, menjelaskan bahwa persoalan ini dipicu gangguan teknis pada sistem distribusi. Menurutnya, peralihan dari sistem pompa ke sistem gravitasi terkendala pasca terjadi bencana alam.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

31 Maret 2026 - 12:38 WIB

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

20 Maret 2026 - 18:24 WIB

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Satgas MBG Probolinggo Lakukan Evaluasi SPPG Paiton, Soroti Standar Sanitasi dan Temuan Ulat

17 Maret 2026 - 08:26 WIB

Satgas MBG Probolinggo Lakukan Evaluasi SPPG Paiton, Soroti Standar Sanitasi dan Temuan Ulat

Tiga Menguak Jalan Pulang: Pameran Tiga Seniman Muda Probolinggo di Kraksaan

16 Maret 2026 - 16:33 WIB

Pameran seni rupa Tiga Menguak Jalan Pulang karya tiga seniman muda Probolinggo di Bar Kopi Linggo, Kraksaan
Trending di Berita
error: