Daerah  

Pemkab dan Forkopimda Probolinggo Tinjau Langsung dan Bersihkan Area Terdampak Banjir di Dringu

Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo. (Foto: Istimewa)

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo Ugas Irwanto bersama seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Dringu dan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, pada Pada awal Ramadhan 1445 Hijriyah, Selasa (12/3).

Bahkan pagi itu Pj Bupati Ugas memimpin langsung kerja bakti membersihkan lokasi terdampak banjir di Desa Kedungdalem dan Desa Dringu.

Kegiatan ini melibatkan karyawan-karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo dan anggota TNI serta Polri.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman Kantor Kecamatan Dringu, dilanjutkan peninjauan sekaligus kerja bakti di lokasi pemukiman warga terdampak banjir.

Untuk kegiatan kerja bakti, peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk masing-masing desa.

Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, kegiatan tersebut juga untuk melihat dari dekat kondisi di lapangan sekaligus melakukan pendataan terkait kebutuhan masyarakat dan kerusakan yang terjadi baik itu pemukiman warga, fasilitas umum termasuk tanggul pengaman.

“Dari hasil pendataan akan segera dilakukan langkah-langkah tindak lanjut sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan. Sementara kita fokus pada pembersihan dan support dapur umum sambil melakukan penanganan secepatnya,” ujar Pj Bupati Ugas.

Usai meninjau rumah warga yang terdampak banjir, Pj. Bupati Ugas memantau proses pembersihan jalan Deandels yang menghubungkan Desa Kedungdalem dan Desa Dringu. Pembersihan jalan ini melibatkan alat berat dari Dinas PUPR dan kendaraan berat dari Dinas Lingkungan Hidup.

Tak ketinggalan satu unit mobil Pemadam Kebakaran ikut membantu proses pembersihan sisa lumpur di jalan. Bahkan Pj. Bupati Ugas ikut membersihkan sisa lumpur menggunakan selang penyemprot air pemadam kebakaran.

“Pada intinya, di samping kita fokus untuk dapur umum atau kebutuhan warga terdampak banjir, kita tetap koordinasikan apapun data-data yang kami temukan di lapangan dengan pemerintah Provinsi,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan