Menu

Mode Gelap
Exploring the 2026 Gambling Market Groundbreaking Hotel Azana Style Kraksaan Dimulai, Jadi Harapan Baru Investasi dan Pariwisata Probolinggo Pipa Utama Pecah, Distribusi Air Perumdam Bayuangga di Kota Probolinggo Lumpuh Advokat Moh. Ali Murtadho Sebut Hellyana Tidak Memiliki Niat Jahat dalam Kasus Ijazah Pemkab Probolinggo Gelar Aksi Bersih Pantai Gili Ketapang, Jaga Daya Tarik Wisata Bahari Penjual Tempe di Probolinggo Dibegal Saat Subuh, Motor dan Dagangan Raib

News

Pengajian Gus Iqdam Dibuka dengan Musik DJ di Pacitan Viral dan Tuai Kontroversi

badge-check


					Pengajian Gus Iqdam dibuka dengan iringan DJ di Pacitan viral fan tuai kontroversi/Tangkaplayarvideo Perbesar

Pengajian Gus Iqdam dibuka dengan iringan DJ di Pacitan viral fan tuai kontroversi/Tangkaplayarvideo

SUARARAKYATINDO.COM – Pacitan, Sebuah acara pengajian yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah dibuka dengan musik DJ.

Video momen tersebut viral di media sosial setelah dibagikan oleh sejumlah akun, salah satunya @*ag***nvi**l di Instagram.

Dalam video yang beredar, terlihat pengajian dihadiri banyak jamaah. Pembawa acara kemudian menyambut tim hadroh naik ke atas panggung.

Namun, bukannya lantunan shalawat, panitia justru memutar musik remix DJ, menciptakan suasana yang lebih mirip konser dibandingkan pengajian.

“Dan inilah hadrah Pusat Sabilu Taubah,” ujar pembawa acara dengan penuh semangat, diiringi alunan musik DJ.

Tak hanya itu, pembawa acara juga mengajak jamaah untuk mengangkat tangan dan bertepuk tangan, sementara lampu sorot warna-warni mengikuti irama musik DJ, menciptakan suasana yang tidak biasa dalam acara keagamaan.

Tanggapan Ponpes Sabilu Taubah

Menanggapi video yang viral tersebut, Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilu Taubah angkat bicara.

Salah satu pengurus Ponpes, Ilham Burhanuddin alias Jebor, membenarkan bahwa video tersebut diambil saat pengajian bersama Pemkab Pacitan sekitar dua minggu lalu.

“Iya, itu memang musiknya seperti itu. Itu opening saat tim hadrah masuk panggung. Musik DJ tersebut hanya diputar selama semenit saja,” ujar Ilham dalam keterangannya.

Menurut Ilham, pemilihan musik ini bertujuan sebagai hiburan dan strategi untuk menarik minat masyarakat agar lebih tertarik menghadiri pengajian.

“Pemilihan lagu memang dari kami. Biar meriah, orang senang dan tertarik ikut pengajian. Jadi pakai sound horeg dan lighting yang bagus agar masyarakat ikut pengajian daripada di jalan. Tidak ada salahnya pakai itu (musik DJ),” tambahnya.

Pro dan Kontra di Media Sosial

Tak butuh waktu lama, video ini menuai beragam reaksi dari warganet.

Sebagian menilai penggunaan musik DJ dalam pengajian sebagai inovasi untuk menarik perhatian masyarakat, sementara lainnya mengkritik keras karena dinilai kurang sesuai dengan suasana keagamaan.

Beberapa komentar warganet yang menyoroti kejadian ini antara lain:

“Astaghfirullah akhir zaman,” tulis akun @ary***.

“Menarik perhatian warga gak gini juga konsepnya,” tulis akun @irf***.

“Baru tahu aku kalau pengajian boleh make lagu-lagu diskotik kayak gitu,” tulis akun @lif***.

“Temanya merangkul, mengaji tapi musik openingnya DJ. Yang punya club tertawa melihat ini,” tulis akun @yoe***.

“Pengajian itu ya harusnya tidak ada musik, tujuannya kan untuk penyampaian ilmu agama baiknya diterapkan dengan metode yang lebih baik,” tulis akun @ari***.

Meski menuai kontroversi, panitia tetap berpegang pada tujuan awalnya, yakni membuat pengajian lebih menarik bagi masyarakat luas.

Perdebatan seputar penggunaan musik dalam acara keagamaan pun terus bergulir di media sosial.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Usai Difitnah, Sekjen Organisasi Mahasiswa Laporkan Pelaku ke Polres Metro Jakarta Selatan

29 Januari 2026 - 22:52 WIB

Ormas Lakukan Tindakan Premanisme, ALMA Desak Polisi Usut Pengusiran Nenek di Surabaya

24 Desember 2025 - 23:36 WIB

Temui Puan Maharani, Aspirasi Kiai Kampung Dijanjikan Masuk Agenda Transformasi DPR

5 September 2025 - 17:13 WIB

Gelombang Protes Kasus Affan Kurniawan Meluas, Ribuan Massa Bakar Fasilitas di Polda DIY

29 Agustus 2025 - 22:56 WIB

Trending di News
error: