SUARARAKYATINDO.COM- Sepekan setelah deklarasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) belum menunjukkan sikap dukungan yang tegas terhadap pasangan tersebut.
Menanggapi hal ini, Anies Baswedan meminta agar pendukungnya bersabar menunggu keputusan PKS sesuai dengan kebijakan partai tersebut.
Hal itu diucapkan Anies setelah mengisi acara halakah pemikiran politik Sunan Ampel di Hotel Arcadia Surabaya pada Sabtu (9/9/2023).
Anies Baswedan mengungkapkan bahwa dirinya juga sedang menunggu prosedur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) yang sedang dijalani oleh PKS untuk memberikan dukungan konkret kepada pasangan bacapres-bacawapres, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).
PKS baru dapat memberikan dukungan kepada Amin setelah hasil musyawarah Majelis Syuro PKS diumumkan.
Anies Baswedan juga memberikan contoh bahwa dukungan PKS terhadap pencalonan dirinya sebagai bacapres yang diusung oleh Nasdem baru diberikan pada awal tahun ini, meskipun Nasdem telah mendeklarasikan Anies sebagai bacapres pada Oktober 2022 lalu.
Namun, Anies berharap bahwa partai pengusungnya dapat terus menjaga kekompakan demi mencapai perubahan yang diinginkan.
“Prosedur ini adalah yang dilakukan oleh PKS karena mereka memiliki AD-ART. PKS baru akan memberikan dukungan kepada kami setelah hasil musyawarah Majelis Syuro keluar,” ujar Anies Baswedan (10/9/2023).
Sementara itu, bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar mengungkapkan bahwa setelah deklarasi pasangan bacapres-bacawapres, pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Partai Nasdem untuk merencanakan pembentukan tim pemenangan.
Pertemuan dengan PKS akan dijadwalkan dalam waktu dekat setelah Partai Demokrat memutuskan untuk mundur dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).













