SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Jawa Timur resmi mengumumkan jadwal lengkap keberangkatan dan kepulangan jemaah haji tahun 2026/1447 Hijriah melalui Embarkasi Surabaya.
Dalam rilis tersebut, jemaah asal Kabupaten Probolinggo dipastikan menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan ke Tanah Suci.
Kloter perdana dijadwalkan terbang pada Rabu, 22 April 2026 pukul 09.30 WIB. Sesuai ketentuan, seluruh jemaah wajib sudah berada di Asrama Haji Kelas I Surabaya sehari sebelumnya, yakni Selasa, 21 April 2026, untuk menjalani tahapan persiapan akhir sebelum keberangkatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Jatim, Asadul Anam, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian persiapan ibadah haji berjalan sesuai dengan perencanaan. Ia memastikan tidak ada kendala berarti dalam tahapan teknis maupun administratif hingga saat ini.
Ibadah haji tahun ini diperkirakan berlangsung sekitar 40 hari. Untuk kloter pertama, jadwal kepulangan ditetapkan pada 1 Juni 2026 malam hari. Jemaah akan menempuh penerbangan langsung selama kurang lebih sembilan jam dari Surabaya menuju Madinah.
Sementara itu, sejumlah daerah lain seperti Sidoarjo, Kediri, Surabaya, Nganjuk, Blitar, dan Tulungagung dijadwalkan masuk dalam kloter-kloter akhir keberangkatan.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyusun jadwal pemberangkatan berdasarkan pembagian wilayah kerja (wilker). Wilker Malang mencakup Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang.
Wilker Madiun meliputi Kabupaten Ponorogo, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Magetan, serta Kabupaten Ngawi. Wilker Bojonegoro mencakup Kabupaten Tuban, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Lamongan.
Adapun Wilker Surabaya meliputi Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Jombang, serta Kabupaten dan Kota Mojokerto. Wilker Madura mencakup Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep.
Terakhir, Wilker Kediri meliputi Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kota dan Kabupaten Blitar, Kota dan Kabupaten Kediri, serta Kabupaten Nganjuk.
Dengan jadwal yang telah ditetapkan ini, seluruh calon jemaah diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.













