SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO- Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, menegaskan komitmennya menjadikan wilayah yang ia pimpin sebagai salah satu sentra ternak kambing dan domba terkemuka di Indonesia. Hal itu disampaikan saat membuka Open Kontes Kambing PE Kaligesing dan Domba Indonesia Goat Breeder (IGB) Cup 2025 Probolinggo SAE yang berlangsung di Bremi Eco Park, Desa Bremi, Kecamatan Krucil, pada Minggu (9/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari The Seven Lakes Festival 2025, yang menggabungkan potensi wisata alam pegunungan dengan geliat sektor peternakan di Kabupaten Probolinggo.
“Saya memiliki harapan besar agar industri ternak kambing dan domba di Kabupaten Probolinggo dapat tumbuh pesat dan menjadi penopang ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Haris dalam sambutannya.
Acara tersebut terselenggara atas kerja sama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Probolinggo, Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI), dan komunitas Indonesia Goat Breeder (IGB). Pembukaan dilakukan secara simbolis melalui penancapan bendera oleh Bupati Haris, didampingi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Reno Handoyo, Sekda sekaligus Ketua The Seven Lakes Festival Ugas Irwanto, serta sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimka Krucil.
Menurut Haris, kegiatan seperti kontes ternak tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, berbagi pengetahuan, dan memperkuat jaringan antarpeternak. Ia juga berharap agar kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang konsisten.
“Yang paling penting, kegiatan seperti ini menggerakkan masyarakat. UMKM hidup, ekonomi kreatif berkembang, dan semangat kebersamaan tumbuh,” tegasnya.
Bupati Haris juga meminta panitia agar terus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, agar pada tahun-tahun berikutnya acara serupa bisa lebih berkualitas dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi warga.
Sementara itu, Ketua HKTI Kabupaten Probolinggo Agus Salehuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kontes tersebut.
“Acara ini tidak hanya memperkuat sektor peternakan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata baru yang memperkaya rangkaian The Seven Lakes Festival 2025,” kata Agus.
Ia menambahkan, kontes tahun ini diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Lombok, Wonosobo, Purwakarta, dan Jawa Barat. Antusiasme tinggi para peternak menunjukkan bahwa industri ternak lokal masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara nasional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pertumbuhan peternakan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antarpeternak agar kualitas ternak Indonesia semakin baik,” pungkasnya.













