SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Kabupaten Probolinggo kembali menambah daftar destinasi wisatanya. Daerah yang dikenal memiliki kekayaan alam melimpah, mulai dari kuliner, pegunungan, sungai hingga laut, kini menghadirkan wahana baru bertajuk Probolinggo Rafting.
Destinasi wisata olahraga ini menawarkan sensasi arung jeram menyusuri derasnya aliran sungai yang berhulu dari Pegunungan Argopuro. Pengunjung akan diajak menaklukkan jeram-jeram menantang dengan latar pemandangan tebing alami yang memanjakan mata.
Wisata ini menjadi pilihan tepat bagi pecinta tantangan dan penggemar olahraga ekstrem, khususnya arung jeram. Selain memacu adrenalin, panorama alam yang masih asri juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen dengan latar estetik.
Dalam satu kali perjalanan, peserta akan menempuh jarak sekitar 12 kilometer, melintasi puluhan jeram curam yang siap membuat jantung berdegup kencang. Sepanjang pengarungan, wisatawan juga disuguhi sejumlah titik menarik seperti Air Terjun Bidadari, Goa Kelelawar, hingga bebatuan besar yang harus dilewati.
Grand Opening Probolinggo Rafting digelar di Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (4/4/2026). Acara peresmian tersebut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan wisata daerah.
Direktur Probolinggo Rafting, Samsudin, menyampaikan bahwa kehadiran wahana ini merupakan upaya untuk mengenalkan potensi wisata olahraga Kabupaten Probolinggo ke masyarakat luas.
“Nama Probolinggo Rafting kami pilih karena saya ingin mengangkat nama Kabupaten Probolinggo. Ini adalah kebanggaan bagi saya sebagai putra daerah,” ujar Samsudin.
Ia menilai, potensi arung jeram di Probolinggo memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan daerah lain di Indonesia. Bahkan menurutnya, kualitas lintasan yang ada mampu bersaing di tingkat nasional.
“Saya sudah menjelajahi berbagai lokasi rafting di Bali, Sumatera, Magelang hingga Malang. Menurut saya, yang ada di Kabupaten Probolinggo ini salah satu yang terbaik,” ungkapnya.
Samsudin berharap, kehadiran wisata ini dapat memperluas citra Probolinggo sebagai destinasi wisata, tidak hanya dikenal lewat Gunung Bromo, tetapi juga melalui potensi alam lainnya yang dimiliki daerah tersebut.
“Semoga ini berdampak pada perekonomian masyarakat lokal dan semakin banyak wisatawan yang datang,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menyambut positif dibukanya Probolinggo Rafting. Ia menilai destinasi ini dapat menjadi fasilitas penunjang sekaligus magnet baru bagi wisatawan.
“Kami dari pemerintah tentu mendukung. Untuk akses jalan, tadi sudah ada pihak PUPR yang akan menindaklanjuti agar infrastruktur semakin baik,” jelas Ugas.
Ia menambahkan, kehadiran pemerintah dalam peresmian tersebut menjadi bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan wisata daerah yang diharapkan membawa dampak positif di berbagai sektor.













