Menu

Mode Gelap
Post By @mindbodybydoc · 1 Video Paito Broto4D sebagai Media Visual untuk Membaca Pola Angka Secara Akurat Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

Kolom

Puisi Tan Hamzah, “Kota Hujan”

badge-check


					Ilustrasi hujan yang diguyur per kotaan. (Foto; Ilustrasi) Perbesar

Ilustrasi hujan yang diguyur per kotaan. (Foto; Ilustrasi)

Oleh; Tan Hamzah 

Kota Hujan
Kotaku penuh hujan dan bunga-bunga
Menjadi sunyi di sajadah sore
Petang jadi pagi, dingin menyelimuti kaki
Mengantarkan kita pada titik pulas bayang-bayang
Kotaku hujan
Gedung tinggi mandi
Sehabis bermain sepanjang musim gugur
Dan jalan macet, becek, kotor trotoar
Tiada rumah bagi binatang-binatang melata
Bagi mereka yang tak punya rumah untuk pulang, rebah di bahu jalan
Menatap takdir yang gersang di musim hujan
Dan gadisku tertimpa hujan deras
Di jalan menuju bibir kota
Yang ramai oleh kata-kata
Ya gadisku, kotaku, hujanku
Basah semua.

Jam 2
Puisi jam 2 selalu menyimpan percakapan singkat
Dialog atau monolog, entahlah
Aku berbicara pada diriku
Tentang hal-hal yang tidak selesai
Dan cerita yang akan dimulai
Pada minggu pagi

Dua minggu yang lalu kau mengirim pesan padaku
Setelah satu tahun tidak bertukar kabar

Bertahun-tahun yang lalu
Kau selalu terbangun, susah tidur
Jam 2 pagi kau mengirim pesan padaku

Waktu yang sunyi itu tetap hening sampai saat ini

Mingu malam
Petikan gitar seorang kawan
Membawa kita mengingat Chopin dan Beethoven
Yang rumit
Kopi, tembakau di meja
Lalu kita bicara Amor fati Nietzche
Menebak-nebak di umur berapa kita akan mati
Menjemput takdir, menemui kepastian
Kau yang ragu,
Pada kemungkinan diriku
Di minggu malam
Akhir bulan
Ujung tahun
Aku ingin sekali berkata

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kritik dalam Demokrasi: Antara Hak Politik dan Tuduhan Makar

7 April 2026 - 19:01 WIB

Kritik dalam Demokrasi: Antara Hak Politik dan Tuduhan Makar

Makan Bergizi Gratis (MBG) : Kebijakan Populis yang Mengorbankan Pendidikan?

16 Februari 2026 - 18:41 WIB

Ilustrasi Anggaran Pendidikan dan Program MBG 2026

Jangan Selalu Norma, Mari Pandang Coming Out LGBTQ+ Dari Kacamata Psikologi

1 Oktober 2025 - 20:55 WIB

Jangan Selalu Norma, Mari Pandang Coming Out LGBTQ+ Dari Kacamata Psikologi

Kisah Kelam Sejarah G30S PKI, Mahasiswa Harus Jadi Garda Terdepan Menjaga Ideologi Pancasila

1 Oktober 2025 - 12:35 WIB

Kisah Kelam Sejarah G30S PKI, Mahasiswa Harus Jadi Garda Terdepan Menjaga Ideologi Pancasila

Sajak Mahendra Utama, Untuk Gus Imin di Hari Lahirmu

24 September 2025 - 12:20 WIB

Sajak Mahendra Utama, Untuk Gus Imin di Hari Lahirmu
Trending di Kolom
error: