Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Nasional

RUU KUHP Disahkan, Menkumham: Tidak Setuju Dipersilahkan Gugat ke MK

×

RUU KUHP Disahkan, Menkumham: Tidak Setuju Dipersilahkan Gugat ke MK

Sebarkan artikel ini
RUU KUHP Disahkan, Menkumham: Tidak Setuju Dipersilahkan Gugat ke MK
Ilustrasi RUU KUHP disahkan Menkumham Yasonnah mempersilahkan bagi mereka yang tak sepakat yakni melalui gugatan ke MK (Foto : pixabay)

SUARARAKYATINDO.COM- Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana RUU KUHP disahkan menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR RI, Selasa 6 Desember 2022.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mengatakan, RUU KUHP disahkan merupakan momen bersejarah dalam penyelenggaraan hukum pidana di Indonesia, yang kian bertahun-tahun menggunakan KUHP produk Belanda, saat ini Indonesia telah memiliki KUHP sendiri.

Advertisement
Scroll kebawah untuk membaca

“Kita patut berbangga karena berhasil memiliki KUHP sendiri, bukan buatan negara lain. Jika dihitung dari mulai berlakunya KUHP Belanda di Indonesia tahun 1918, sudah 104 tahun sampai saat ini,” ucap Yasonna.

Pasalnya, RUU KUHP yang disahkan telah melalui pembahasan secara transparan, teliti, dan partisipatif.

Lanjut, Pemerintah dan DPR disebut telah mengakomodasi berbagai masukan dan gagasan dari publik.

Baca Juga:  Usai Bertemu Dengan Wakil Presiden, Ini Pesan Ma'ruf Amin Kepada NU

“RUU KUHP sudah disosialisasikan ke seluruh pemangku kepentingan, seluruh penjuru Indonesia,” katanya.

“Pemerintah dan DPR mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya dalam momen bersejarah ini,” lanjut Menteri Yasonna.

Menkumham, Yasonna Laoly, menyarankan bagi warga yang tidak sepakat ataupun belum puas terhadap RKUHP, dipersilahkan untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sehingga masyarakat diperbolehkan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Example 120x600