Menu

Mode Gelap
Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi Modafinil Online Doctor: Revolutionizing Access To Cognitive Enhancement Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides

Daerah

Sinergi Tukang Sayur dan TPQ Ihyaul Islam Sukseskan Gebyar Insan Qur’ani di Jatiurip

badge-check


					Mars TPQ Ihyaul Islam di acara Gebyar Insan Qur’ani. (Foto: Istimewa) Perbesar

Mars TPQ Ihyaul Islam di acara Gebyar Insan Qur’ani. (Foto: Istimewa)

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Pelaksanaan Gebyar Insan Qur’ani (GIQ) 2025 di Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, tidak hanya sukses dari sisi teknis pelaksanaan.

Lebih dari itu, kegiatan ini menyimpan kisah inspiratif tentang kolaborasi sosial antara pengasuh TPQ Ihyaul Islam dan para tukang sayur lokal yang bersatu untuk menyukseskan kegiatan keagamaan yang bertujuan mencetak generasi Qur’ani.

Lomba yang berlangsung pada Sabtu (28/6/2025) ini merupakan ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 5 Juz yang diikuti oleh peserta dari berbagai lembaga di wilayah se-Kabupaten Probolinggo.

Uniknya, kegiatan ini turut ditopang oleh kontribusi dari komunitas pedagang sayur keliling yang tak hanya mendukung secara moral, tetapi juga secara ekonomi.

Pengasuh TPQ Ihyaul Islam, Heppy yang juga dikenal sebagai pedagang sayur, menyampaikan bahwa dukungan tersebut lahir dari hubungan emosional dan sosial yang telah terbangun lama antara TPQ dan para pelanggan.

“Kami itu punya banyak pelanggan dari kalangan tukang sayur. Dari proses jual beli itu, kan ada nilai ekonomi ada untung. Nah, dari keuntungan itu, kami sisihkan sedikit demi sedikit untuk keberlangsungan acara ini,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan antara TPQ dan komunitas pedagang sudah bukan sekadar transaksi ekonomi biasa.

“Bukan hanya bangunan ekonomi, tapi ini sudah jadi bangunan emosi. Ada rasa percaya, ada rasa kebersamaan. Maka dari hasil jualan malam hari, kami kumpulkan perlahan, dan akhirnya bisa untuk mendukung acara ini,” ungkapnya.

Tidak hanya untuk acara GIQ ini, Heppy menjelaskan bahwa sebagian dana juga digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar anak-anak TPQ sepanjang tahun.

“Sudah berjalan sekitar empat tahun. Jadi ini bukan hal baru. Para tukang sayur bukan sekadar pembeli, tapi mereka adalah mitra perjuangan. Alhamdulillah, dari mereka jugalah kita bisa bertahan dan terus berkegiatan,” ujarnya.

Ketua Panitia GIQ, Moch. Yunus, turut memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif para tukang sayur dalam penyelenggaraan lomba.

“Semangat Al-Qur’an tumbuh dari masyarakat. Tukang sayur, guru ngaji, pemuda, semua bersatu. Inilah wajah Islam yang hidup di tengah masyarakat: guyub, ikhlas, dan bertujuan luhur,” ucap Yunus.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Jatiurip, M. Hendrik, yang dalam sambutannya menyampaikan komitmen Pemerintah Desa terhadap semua bentuk kegiatan pendidikan dan keagamaan.

“Kami sebagai Pemerintah Desa akan selalu mendukung, bukan hanya kegiatan di TPQ ini, tapi di semua lembaga. Kita harus bisa berkolaborasi agar semua kegiatan berjalan aman, lancar, dan membawa manfaat,” terangnya.

Sebagau Kepala Desa Jatiurip, Hendrik berharap melalui kegiatan seperti ini, lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.

“Harapan kami, anak-anak penghafal Qur’an di Jatiurip ini bisa mengangkat nama desa kita, tidak hanya di kabupaten, tapi kalau bisa sampai tingkat nasional dan internasional,: ucapnya penuh harap.

Lomba GIQ 2025 mencakup cabang hafalan 5 Juz dan tartil Al-Qur’an, diikuti peserta dari tingkat SMP dan MTs se-Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menumbuhkan solidaritas warga lintas profesi dalam membangun desa berbasis nilai Qur’ani.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan

17 April 2026 - 20:39 WIB

Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan
Trending di Daerah
error: