Menu

Mode Gelap
Warga Opo-opo Cemas Dihantui Banjir, Sungai Dangkal Disorot, PUPR Probolinggo Dinilai Abai KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar Puluhan Santri dan Wali Santri Gelar Aksi Damai, Desak Penegakan Hukum Berkeadilan dalam Kasus Dugaan Pelecehan Crown Casino Online: A New Era of Digital Gaming Experience Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kota Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir

News

Sukkur Seniman Probolinggo Suarakan Aspirasi Saat Bupati dan Wabup Ngantor di Kecamatan

badge-check


					Sukkur Seniman Probolinggo. Perbesar

Sukkur Seniman Probolinggo.

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Dalam kegiatan ngantor bareng yang digelar di Kantor Kecamatan Maron, Senin (26/5/2025), aspirasi dari seniman lokal kembali mengemuka sebagai salah satu tuntutan penting masyarakat.

Sukkur, tokoh masyarakat sekaligus seniman, menegaskan bahwa selama ini para seniman hanya diakui secara informal tanpa kepastian status hukum.

“Para seniman selama ini diundang tampil saat acara seremonial, namun tak ada kejelasan tentang status hukum atau perlindungan yang mereka miliki. Sudah saatnya pemerintah daerah berbicara terbuka dan mengakui seniman secara legal,” tegas Sukkur di hadapan ratusan warga dan pejabat yang hadir.

Menurut Sukkur, legalitas bukan sekadar pengakuan simbolis, tapi juga mencakup hak-hak dasar seperti akses terhadap pembinaan, dukungan anggaran, serta pelibatan dalam kebijakan budaya daerah.

Selain itu, ia menilai banyak seniman lokal yang memiliki potensi besar, namun belum mendapat perhatian yang layak.

“Kalau status kami jelas, kami bisa mendapatkan dukungan program yang berkelanjutan. Bahkan, kami bisa ikut berkontribusi dalam promosi pariwisata dan pembangunan karakter generasi muda melalui seni,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Probolinggo menyampaikan apresiasi tinggi atas suara yang disampaikan para seniman. Ia menegaskan bahwa seni dan budaya adalah pilar penting dalam pembangunan daerah yang berkarakter.

“Kami sangat menghargai peran seniman dalam menjaga dan menghidupkan budaya lokal. Ke depan, kami akan mendorong OPD terkait untuk menyusun regulasi maupun skema pendampingan yang mendukung penguatan legalitas dan keberlangsungan komunitas seni di Probolinggo,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati membuka peluang kerja sama antara pemerintah daerah dan komunitas seni dalam berbagai program pembangunan sosial budaya, termasuk festival daerah, pelatihan seni tradisional, dan edukasi seni bagi generasi muda.

Kegiatan ngantor bersama ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara warga dan pejabat, mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun komunikasi dua arah yang sehat dan konstruktif.

Dengan diangkatnya suara seniman dalam forum resmi pemerintahan, harapan akan hadirnya kebijakan yang berpihak pada pelaku seni di Kabupaten Probolinggo makin menguat. Aspirasi ini menjadi sinyal penting bahwa seni bukan hanya pelengkap acara, melainkan bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ormas Lakukan Tindakan Premanisme, ALMA Desak Polisi Usut Pengusiran Nenek di Surabaya

24 Desember 2025 - 23:36 WIB

Temui Puan Maharani, Aspirasi Kiai Kampung Dijanjikan Masuk Agenda Transformasi DPR

5 September 2025 - 17:13 WIB

Gelombang Protes Kasus Affan Kurniawan Meluas, Ribuan Massa Bakar Fasilitas di Polda DIY

29 Agustus 2025 - 22:56 WIB

Prabowo Hormati KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

22 Agustus 2025 - 10:12 WIB

Pacaran Berujung Teror: Seorang Gadis di Kraksaan Jadi Korban Kekerasan saat Menolak Gugurkan Kandungan

5 Agustus 2025 - 19:58 WIB

Trending di News
error: