SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Dalam agenda Ngantor di Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, pada Senin (26/05/2025), Wakil Bupati Probolinggo Ra Fahmi menegaskan pentingnya peran aktif desa dalam pembangunan daerah.
Salah satu sorotan utamanya adalah ajakan kepada para kepala desa untuk tidak hanya menuntut hak, tetapi juga menunaikan kewajiban, terutama dalam hal kepatuhan terhadap pajak daerah.
“Jangan hanya bisa meminta hak saja, tetapi kewajibannya juga ditunaikan. Kalau teman-teman kades membayar pajak tepat waktu, insya Allah kesejahteraan akan kembali ke kita semua,” tegas Ra Fahmi di hadapan para peserta dialog di Kantor Kecamatan Maron.
Agenda ini merupakan bagian dari program inovatif Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang mengusung konsep pelayanan langsung ke masyarakat.
Bupati Mohammad Haris dan jajaran OPD turut hadir dan berdialog terbuka dengan warga, mendengar berbagai keluhan dan aspirasi mulai dari gaji guru honorer, dukungan terhadap UMKM, hingga peningkatan layanan pendidikan.
Sementara itu, Bupati Mohammad Haris menyebut program ini sebagai langkah baru yang belum pernah dilakukan di daerah lain di Indonesia.
“Bupati, Wakil Bupati, dan OPD ngantor di kecamatan, ini baru pertama kali dan Kabupaten Probolinggo memulainya,” ujar Bupati Haris.
Selain itu, ia juga menanggapi aspirasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP) untuk sekolah swasta dan kesejahteraan guru.
“Ini akan kami pelajari dulu, biar nanti kami bawa ke Jakarta. Inilah manfaat nyata dari ngantor di kecamatan,” lanjutnya.
Dengan dialog langsung ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, serta membangun sinergi kuat antara pemerintah daerah dan desa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.













