Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa konsumsi susu bukan hanya soal pemenuhan gizi, tapi merupakan bagian dari strategi besar membangun kualitas sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Pernyataan itu disampaikan Zulhas saat menghadiri peringatan Hari Susu Nusantara 2025 di Jakarta, Minggu (15/6/2025).
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto secara tegas menempatkan pangan bergizi, termasuk susu, sebagai pilar utama dalam visi pembangunan nasional.
“Susu bukan hanya pelengkap makanan. Ini investasi masa depan untuk mencetak generasi kuat, sehat, dan cerdas yang mampu bersaing secara global,” kata Zulhas, dikutip Senin (16/5/2025).
Ia menyebut, rendahnya konsumsi susu nasional harus menjadi perhatian bersama. Jika dibiarkan, Indonesia akan tertinggal dalam kompetisi global karena kualitas SDM-nya kalah bersaing dengan negara-negara lain seperti Korea Selatan, China, dan Vietnam.
Zulhas menuturkan bahwa negara-negara maju saat ini telah membuktikan hubungan erat antara ketahanan pangan berbasis protein hewani dan pertumbuhan ekonomi.
“Negara yang gizinya cukup, rakyatnya sehat. Negara yang rakyatnya sehat, ekonominya kuat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti fakta bahwa anak-anak Indonesia kini kalah dalam aspek fisik dibandingkan generasi muda dari negara-negara Asia Timur, yang sejak dini diperkuat dengan pola makan tinggi protein dan susu.
Pemerintah, lanjut Zulhas, tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan swasta, akademisi, pelaku industri susu, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan akses terhadap produk bergizi dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.
“Presiden tidak ingin ada satu pun rakyat Indonesia yang kurang gizi. Kita ingin generasi masa depan kita menjadi pemimpin dunia, bukan sekadar penonton,” tegasnya.
Zulhas menegaskan, penguatan konsumsi susu akan menjadi bagian dari roadmap besar transformasi pangan nasional. Ia menyebutkan bahwa langkah konkret akan terus diperluas, mulai dari edukasi, ketersediaan, hingga distribusi susu yang merata ke seluruh daerah.
Acara peringatan Hari Susu Nusantara turut dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, dan sejumlah pemangku kepentingan dari sektor peternakan, karantina, dan industri pangan lainnya.













