Menu

Mode Gelap
Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information

News

Desakan Pecat Gus Miftah Menggema: Netizen Marah, Akun Gerindra Diserbu

badge-check


					Desakan Pecat Gus Miftah Menggema: Netizen Marah, Akun Gerindra Diserbu Perbesar

SUARARAKYATINDO.COM – Gelombang kemarahan publik terhadap Gus Miftah, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, terus membesar.

Netizen menyerbu akun Instagram Partai Gerindra dengan tuntutan tegas agar Gus Miftah dipecat dari jabatannya.

Hal ini menyusul video viral yang menunjukkan Gus Miftah mengolok-olok seorang pedagang kecil di acara Magelang Bersholawat.

Pernyataan kontroversial itu bermula ketika seorang pedagang es teh dan air mineral kemasan membawa dagangannya di acara tersebut.

Alih-alih memberikan dukungan atau memborong dagangan si pedagang, Gus Miftah justru mengeluarkan ucapan yang dinilai merendahkan.

“Es tehmu masih banyak tidak? Masih? Ya sana jual, go***!” ujar Gus Miftah dalam bahasa Jawa, diiringi tawa beberapa orang di panggung, sebagaimana terekam dalam video yang beredar di media sosial.

Ekspresi pedagang kecil itu menjadi sorotan. Dengan tatapan kecewa dan tangan yang perlahan menurunkan dagangannya, ia hanya bisa terdiam, menahan malu di hadapan banyak orang.

Publik Marah, Gerindra Jadi Sasaran

Netizen bergerak cepat, membanjiri kolom komentar akun Instagram Partai Gerindra.

Banyak yang menyampaikan kritik tajam dan mendesak agar Gus Miftah dipecat dari jabatannya.

“PECAT MIFTAH!!! SATU SUARA KUMPUL DI SINI,” tulis akun wedding.na**.

“Kalau si Miftah nggak dipecat, saya nggak bakal respect lagi sama Gerindra,” ujar ziswayzo**.

“Kasihan bapak penjual es dihina begitu. Dia juga punya perasaan,” komentar akun indrak2**.

Dalam salah satu unggahan, akun resmi Partai Gerindra membalas pertanyaan netizen dengan menyatakan bahwa tindakan Gus Miftah tidak mencerminkan kepribadian Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat politik sekaligus Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, turut angkat bicara. Ia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Gus Miftah dari jabatannya.

“Sangat disayangkan adanya pernyataan yang merendahkan pedagang kecil oleh Gus Miftah. Ini jelas mencoreng martabat mereka yang berjuang mencari rezeki,” tegas Fernando pada Rabu (4/12/2024).

Fernando menilai tindakan Gus Miftah bertentangan dengan tugasnya sebagai Utusan Khusus Presiden di bidang kerukunan beragama.

“Tindakan ini tidak hanya merendahkan pedagang kecil, tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pejabat publik,” tambahnya.

Di media sosial, netizen juga membandingkan sikap Gus Miftah dengan tokoh lain seperti Niken Salindry, seorang seniman yang dinilai lebih menghormati pedagang kecil.

Tagar #PecatGusMiftah mulai ramai digunakan di berbagai platform, menunjukkan kemarahan yang meluas.

Insiden ini menjadi ujian serius bagi Gus Miftah dan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga citra pejabat publik yang dekat dengan rakyat kecil.

Hingga kini, publik menunggu klarifikasi resmi dari Gus Miftah terkait peristiwa yang viral tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Usai Difitnah, Sekjen Organisasi Mahasiswa Laporkan Pelaku ke Polres Metro Jakarta Selatan

29 Januari 2026 - 22:52 WIB

Ormas Lakukan Tindakan Premanisme, ALMA Desak Polisi Usut Pengusiran Nenek di Surabaya

24 Desember 2025 - 23:36 WIB

Temui Puan Maharani, Aspirasi Kiai Kampung Dijanjikan Masuk Agenda Transformasi DPR

5 September 2025 - 17:13 WIB

Gelombang Protes Kasus Affan Kurniawan Meluas, Ribuan Massa Bakar Fasilitas di Polda DIY

29 Agustus 2025 - 22:56 WIB

Trending di News
error: