SUARARAKYATINDO.COM – Jakarta, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menegaskan bahwa pesantren memiliki kontribusi nyata dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
“Pesantren itu punya kekuatan besar, karena mayoritas santrinya berasal dari keluarga ekonomi bawah, bahkan ada yang tidak mampu bayar tapi tetap bisa mengenyam pendidikan,” ujar Cak Imin, di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2025).
Menurutnya, pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga benteng sosial yang mencetak generasi tangguh di tengah keterbatasan.
Kesederhanaan yang diajarkan membuat lulusan pesantren memiliki daya tahan kuat menghadapi kehidupan, bahkan tak sedikit yang kemudian tampil sebagai pemimpin bangsa.
“Dari pesantren lahir tokoh-tokoh besar. Gus Dur pernah jadi Presiden. Kiai Ma’ruf Amin kini jadi Wakil Presiden. Ini bukti nyata,” lanjut Cak Imin.
Ia menilai, pemerintah dan DPR seharusnya memberikan apresiasi lebih terhadap peran pesantren. Selain membuka akses pendidikan bagi masyarakat miskin, pesantren juga dinilai berhasil menginternalisasi nilai kemandirian dan semangat belajar di tengah keterbatasan.
Dalam upaya memperkuat peran strategis tersebut, PKB akan menggelar Konferensi Internasional Pesantren bertajuk “Pesantren Berkelas Menuju Indonesia Emas: Menyatukan Tradisi, Inovasi, dan Kemandirian” pada 24-26 Juni 2025 di Hotel Sahid, Jakarta.
Sejumlah tokoh penting akan hadir sebagai narasumber, seperti Ketua Dewan Syura PKB KH. Said Aqil Siradj, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, hingga Wamen Dikti Stella Christie.













