Menu

Mode Gelap
Credit Score Donkey’s Best Gold IRA Companies: A Comprehensive Assessment Empat Perda Disahkan, Lora Fahmi Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Probolinggo Saat Rakyat Mengambil Alih Tugas Negara di Kabupaten Probolinggo Pemkot Probolinggo Gelar GPM di KOPI SIAGA, Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok Investing in Gold Coin IRAs: A Safe Path To Wealth Preservation Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS setup for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online

Daerah

Anggota Dewan Kaget Mendengar Sekolah Ambruk di Dapilnya dari Media, Sistem Deteksi Dini Infrastruktur Pendidikan Disorot

badge-check


					Kondisi ruang kelas SDN I di Kecamata Kraksaan ambruk. (Foto: Zeqi/Suararakyatindo) Perbesar

Kondisi ruang kelas SDN I di Kecamata Kraksaan ambruk. (Foto: Zeqi/Suararakyatindo)

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Keprihatinan mendalam disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, menyusul robohnya dua ruang kelas dan rusaknya lima ruangan lainnya di SDN Kalibuntu I, Kecamatan Kraksaan.

Ironisnya, legislator dari daerah pemilihan (dapil) wilayah Kalibuntu ini baru mengetahui kondisi mengenaskan tersebut lewat pemberitaan media.

“Kami ini wakil rakyat, tapi tahu musibah di wilayah sendiri justru dari media. Artinya ada yang sangat tidak beres dengan sistem deteksi dini dan pelaporan infrastruktur pendidikan,” tegas Anam, Sabtu (21/6/2025).

Politikus dari PDI Perjuangan itu menilai kasus ini menunjukkan lemahnya koordinasi antarinstansi, terutama antara dinas teknis seperti Dinas Pendidikan dan Dinas PUPR dengan DPRD selaku lembaga pengawasan.

Menurutnya, tidak adanya laporan resmi soal kerusakan SDN Kalibuntu I menjadi alarm bahaya bagi sistem pengawasan pendidikan daerah, terlebih di kawasan rawan bencana seperti pinggiran Sungai Kertosono.

“Kalau begini, bagaimana kami bisa menjalankan fungsi pengawasan dengan optimal? Data dan laporan itu penting sebagai dasar kami mengambil tindakan di tingkat kebijakan,” ungkapnya.

Anam pun mendesak adanya perbaikan sistem pelaporan internal, serta pendekatan berbasis mitigasi bencana dalam pembangunan dan pemeliharaan sekolah, terutama di wilayah rawan abrasi.

Ia juga meminta relokasi sementara bagi para siswa serta pembangunan bronjong yang permanen, agar tidak terulang kejadian serupa.

Lebih lanjut, ia mengkritik pola pembangunan infrastruktur daerah yang cenderung memprioritaskan proyek besar dan ikonik, ketimbang fasilitas pendidikan dasar yang nyatanya lebih mendesak dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya fokus pada proyek mercusuar, tapi abai terhadap bangunan sekolah yang kondisinya terancam. Anak-anak kita berhak atas lingkungan belajar yang aman,” tandas Anam.

Sementara itu, salah satu guru SDN Kalibuntu I, Khoirur Rozikin, menyampaikan bahwa proses belajar-mengajar saat ini masih berlangsung dalam suasana cemas karena kondisi bangunan yang tidak layak.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan secara nyata, bukan sekadar datang melihat lalu pergi tanpa solusi jangka panjang,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah meninjau lokasi dan memulai pembangunan bronjong sebagai upaya awal pencegahan abrasi lanjutan.

Namun para guru dan masyarakat berharap lebih dari itu: sistem pengawasan dan deteksi dini yang aktif, serta pembangunan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Absen, Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Probolinggo Dijadwal Ulang

20 April 2026 - 18:35 WIB

Pemerintah Kota Probolinggo Wajibkan OPD Gunakan Air Mineral Lokal, DPRD Soroti Potensi Keberpihakan

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

19 April 2026 - 17:10 WIB

Genggong Go Green ke-7, Gerakan Moral Bersepeda untuk Efisiensi Energi

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

19 April 2026 - 13:28 WIB

Ketua PC GP Ansor Kraksaan Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Aksi di Rumah Pribadi

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

19 April 2026 - 10:53 WIB

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan, Tegaskan Dipilih Lewat Pleno Sah

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor

19 April 2026 - 10:48 WIB

Komandan Banser Kraksaan Bantah Keterlibatan Organisasi dalam Aksi di Kediaman Ketua GP Ansor
Trending di Daerah
error: